Wartawan Sukabumi Desak Kepolisian Segera Proses Hukum Pengurus APDESI

51

berantasonline.com (Sukabumi) –

Gelombang protes Insan Pers terhadap video viral di media sosial berisi pernyataan sikap APDESI (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Sukabumi yang menyatakan “Melawan kepada LSM dan Media yang mengobok obok Kepala Desa”, terus berlanjut.

Kabiro Koran Berantas Kota/Kabupaten Sukabumi Alex mendampingi Biro Hukum PWRI Bogor Robi, SH., MH menegaskan, bahwa APDESI Sukabumi seharusnya menyadari peran Pers sebagai pilar keempat demokrasi di negara ini.

“Hati kami merasa terluka dan kami tidak terima atas statement APDESI Kabupaten Sukabumi yang menyatakan sikap (melawan LSM dan media) karena pers adalah bagian dari perjuangan kemerdekaan Indonesia”, tegasnya di Gedung Satreskrim Polres Sukabumi, Rabu (25/11/2020).

“Kami bukan main-main dan kami ingin tegakkan supremasi hukum yang jelas dan tegas, jangan pernah menganggap pers itu sepele dan kami meminta kepada yang berwajib untuk melakukan upaya hukum yang adil dan beradab. Kita tidak akan berhenti sampai disini, apabila 3×24 jam tidak diproses hukum maka jangan salahkan kami, insan pers se-Indonesia dari 34 provinsi akan silaturahmi ke Mapolres Sukabumi. Kami meminta kepada Bapak Kapolri Idham Azis beserta jajarannya agar menyaksikan video tersebut yang dinilai benar-benar telah melukai hati insan pers”, paparnya.

Nampak puluhan wartawan dari berbagai media datang menyaksikan orasi yang disampaikan PWRI tersebut.

“Jangan dianggap remeh insan pers dan jangan dipandang sebelah mata, itu ultimatum kami”, pungkas Robi.

(Alex/Riswan)