Warga Minta Gedung Eks BKIA Puskesmas Cimandala Jadi Ruang Belajar

114

berantasonline.com (Bogor, Jawa Barat) – Gedung Eks Balai Kesehatan Ibu dan Anak (BKIA) Puskemas Cimandala di Desa Cimandala Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor kondisinya sudah tidak terpakai lagi dan rusak parah.

Gedung seluas 500 meter tidak terpakai selama lebih dari 6 tahun itu dibiarkan begitu saja oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

Melihat kondisi tersebut, warga bersama Komite Sekolah SDN Ciluar 1 dan 2 mengadakan musyawarah untuk memohon kepada Bupati Bogor Hj. Nurhayanti bisa memberikan Gedung Eks Balai Kesehatan Ibu dan Anak (BKIA) Puskemas Cimandala menjadi bagian dari sekolah. Mengingat kondisi dua sekolah tersebut tidak memiliki lahan yang cukup, bahkan akses jalan menuju sekolah pun sangat sempit karena terhalang bagunan gedung eks BKIA Puskesmas Cimandala yang sudah tidak terpakai.

“Kami memohon kepada Dinas terkait khususnya Bupati Bogor untuk memberikan lahan Eks Balai Kesehatan Ibu dan Anak (BKIA) Puskemas Cimandala yang sudah tidak terpakai itu untuk digunakan ruang belajar dan muka sekolah,” kata Ketua Komite SDN Ciluar 2 Nurhakiki saat menggelar rapat Komite bersama warga di SDN Ciluar 2, Sabtu, (24/2/2018).

Warga dan Komite Sekolah sangat berharap agar Dinas Pendidian dan Dinas Kesehatan bisa mendorong kepada Pemeritah Daerah Kabupaten Bogor bisa mengabulkan permohonan warga agar dua seklah tersebut memiliki akses dan lahan yang cukup untuk dijadikan bagian dari pendidikan.

“Dalam waktu dekat kami akan mengirimkan surat permohonan kepada Bupati Bogor agar Gedung Eks BKIA Puskesmas Cimandal bisa diberikan kepada sekolah untuk dimanfaatkan sarana dan fasilitas pendidikan,” ujar Nurhakiki.

Kepala SDN Ciluar 2, Betty, SPd juga berharap Bupati Bogor Hj. Nurhayanti bisa terketuk hatinya untuk memberikan aset milik Pemda yang sudah tidak terpakai bisa dimanfaatkan untuk pendidikan sehingga bisa manfaat dan maslahat.

“Kami sudah melakukan rapat dan musyawarah bersama warga dan komite sekolah untuk meminta kepada Ibu Bupati untuk memberikan aset Pemda yang bertahun-tahun tidak dimanfaatkan untuk dijadikan fasiliatas dan sarana pendidikan,” katanya.

Betty juga menegaskan bahwa SDN Ciluar 1 dan 2 sangat membutuhkan lahan tersebut mengingat jalan menuju sekolah sangat sempit karena tertutup bangunan eks BKIA yang kondisinya sangat rusak parah. Jika dijadikan lahan pendidikan maka aset Pemda tersebut sangat berguna bagi siswa SDN Ciluar 1 dan 2. (Manan/Iwan)