Warga Kota Batu Hadiri Sosialisasi dan Penyuluhan Tim BPJS Kesehatan Kabupaten Bogor

55

berantasonline.com (Bogor) – Berlokasi di jalan Melati Komplek Paspampres, Desa Kota Batu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, yang dihadiri oleh Kades Rahman Firdaus, Sekdes Ahmad Pahrudin, Staf Desa dan Kader Posyandu se-Desa Kota Batu Rabu, (24/10 2018), dilaksanakan Sosialisasi program BPJS Kesehatan.

Tim BPJS Kesehatan Kabupaten Bogor dalam paparannya mengatakan, sehat merupakan sebuah anugrah paling penting yang dimiliki oleh semua mahluk hidup. Kesehatan dapat didapatkan dengan cara menerapkan perilaku hidup sehat. Dalam kehidupan ada sehat pasti juga ada sakit, adapun ketika merasakan keadaan sakit sesegeralah harus diobati dan dicegah agar tidak semakin memburuk.

BPJS Kesehatan adalah program dari pemerintah yang tercipta pada tahun 2014 untuk memberikan layanan kesehatan. BPJS merupakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan dimana BPJS adalah badan hukum dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan. Sasaran utama peserta BPJS adalah seluruh warga negara Indonesia, dimana sekarang setiap warga negara diwajibkan menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Penduduk Desa Kota Batu, sebagian besar sudah mengenal BPJS secara umum, akan tetapi ada sebagian penduduknya yang tidak mengerti apa itu BPJS. Banyak penduduk yang mengenal tetapi enggan menjadi peseta BPJS. Banyak faktor yang membuat penduduk enggan menjadi peserta BPJS, salahsatunya ketidaktahuan akan seberapa penting dan banyaknya manfaat dari BPJS ini.

Kepala Desa Kota Batu Rahman firdaus, mengatakan kepada media, mengucapkan banyak terimakasih kepada Tim BPJS Kesehatan Kabupaten Bogor, semoga dengan diadakan sosialisasi serta penyuluhan kembali mengenai BPJS kepada penduduk sekitar.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu mensosialisasikan kembali program dari pemerintah agar penduduk setempat semakin memahami dan mulai tumbuh kesadaran menjadi peserta BPJS, dimana manfaatnya sangat membantu penduduk sekitar agar mendapatkan pelayanan dan mempermudah pembayaran dalam layanan kesehatan”, pungkasnya.

(DG79)