Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna Positif Terkontaminasi Covid-19

56

Berantasonline.com

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna positif terkontaminasi Covid-19 pada Sabtu (30/1/2021), setelah sempat mengalami demam,
dan menjalani tes PCR pada Jumat (29/1/2021).

Banyak pihak mengaitkan kejadian ini bahwa Pradi merupakan orang pertama di Depok yang menerima vaksinasi CoronaVac pada 14 Januari 2021.

Namun, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok memastikan, tak ada kaitan antara infeksi virus SARS-CoV-2 yang diderita Pradi dengan efek vaksinasi.

“Tidak ada kaitannya dengan vaksin,” kata juru bicara satgas, Dadang Wihana, melalui keterangan video kepada wartawan.

“Kami tidak menghubungkan dampak vaksinasi dengan terpaparnya Covid-19 pada Pak Wakil Wali Kota. Yang kami tahu, vaksinasi itu harus dilakukan sebanyak dua kali agar terbentuk antibodi secara maksimal”, jelasnya.

Vaksin CoronaVac menggunakan metode inactivated virus, artinya untuk memicu sistem kekebalan tubuh, vaksin ini menggunakan partikel virus yang telah dimatikan, bukan virus hidup atau aktif.

Seperti yang diungkapkan Dadang, respons kekebalan tubuh yang dipicu vaksin CoronaVac baru akan muncul setelah dua kali penyuntikan dengan rentang dua pekan.

Namun, Pradi sudah mengalami demam pada Kamis (28/1/2021) sehingga tak dapat ikut serta dalam vaksinasi CoronaVac tahap dua.

“Tapi mudah-mudahan antibodinya sudah terbentuk meski belum maksimal, sehingga proses penyembuhan bisa lebih cepat,” ujar Dadang.

Pradi sendiri mengakui hal itu. Ia pun mendorong warganya agar tak takut divaksinasi Covid-19 supaya terhindar dari gejala yang lebih berat.

“Untuk saudaraku, tetap jangan takut untuk divaksin. Saya tidak tahu kalau saya belum sempat divaksin, mungkin akibatnya akan lebih parah lagi,” ujar Pradi.

Mulanya ia sempat hendak isolasi mandiri di rumah, namun karena merasa demamnya semakin parah, ia meminta dirawat di RSUD.

Pradi mengaku juga tak bisa langsung mendapatkan kamar isolasi.
Baru dapat kamar pada Sabtu jam 12 malam, karena mengutamakan masyarakat dulu.

Kalau pagi saya nyatakan dirawat, mungkin sudah ada tempatnya.
Tapi karena saya berharap isolasi mandiri, akhirnya malam itu saya baru bisa masuk. Saya menunggu pasien yang bergeser,” ujarnya

Pradi berharap tak ada alasan bagi warga Depok untuk tak disuntik vaksin Covid-19.

Selain Pradi, pada tanggal 25 Nopember yang lalu, Wali Kota Depok Mohammad Idris juga pernah di rawat di rumah sakit karena terinfeksi Covid-19.

*Achmad Hudori*