WABUP SUKABUMI MONITORING PELAKSANAAN PPKM DARURAT SERTA MENGEDUKASI MASYARAKAT TERKAIT PROKES

11

berantasonline.com (SUKABUMI)
Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri bersama perangkat daerah monitoring pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, di mulai dari wilayah Kecamatan Cisaat hingga Sukaraja. Selasa (6/7/2021).

Monitoring tersebut lebih di fokuskan ke sejumlah pasar. Mengingat, pasar merupakan tempat yang relatif banyak dikunjungi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup tidak sekadar memonitor saja. Namun, menginformasikan dan mengedukasi masyarakat terkait PPKM Darurat yang dilaksanakan sampai tanggal 20 Juli mendatang.

H. Iyos mengatakan, secara umum para pedagang telah memahami PPKM Darurat. Seperti penjual makanan hanya menyediakan take away serta batasan waktu berjualan hingga pukul 20.00 WIB.

“tingkat kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) sangat bagus, termasuk warga pasar yang telah menerapkan protokol kesehatan secara baik” ujarnya.

Lebih lanjut wabup menjelaskan, tingkat kesadaran masyarakat pun tumbuh terkait vaksinasi covid 19. Bahkan, masyarakat semakin antusias untuk divaksin. Hal itu seperti vaksinasi yang terlihat di SDN 1 Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

“Kita bersyukur masyarakat mau dan antusias untuk divaksin. Semoga antusias masyarakat semakin tinggi. Sehingga herd immunity segera terealisasi di Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya

Ketua Forum Warga Pasar (Forwapas) Cisaat Deni Supriadi menambahkan, protokol kesehatan selalu diterapkan di Pasar Semi Modern Cisaat. Bahkan jumlah pengunjung pun sesuai yang diatur dalam PPKM Darurat.

“Kalau PPKM Darurat, pengunjung pasar maksimal 50 persen. Kita di Pasar Cisaat di angka 30 persen. Apalagi, para pengunjung pasar didominasi pembeli kebutuhan rumah tangga. Mereka pun tidak setiap hari ke pasar, tiga atau empat hari baru ke pasar lagi,” pungkasnya.

(Alex)