Wabup Fauzi Inginkan Kabupaten Sumenep Menjadi Kampung Silat

48

berantasonline.com (Jatim)

Diharapkan, Perguruan pencak silat harus menumbuhsuburkan organisasinya di seluruh pelosok di daerah. Hal itu untuk menjadikan Sumenep sebagai kampung silat di Jawa Timur bahkan di Indonesia.

Harapan itu datang dari orang nomor II di Sumenep, Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi, SH pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih dan Pelantikan Pengurus Kabupaten periode 2019 – 2023, di salah satu Hotel, Minggu (02/02/2020. “Marilah kita jadikan Sumen menjadi kampung silat,”katanhya.

Dengan adanya perguruan pencak silat kata Fauzi, setiap desa berefek positif kepada kelestarian warisan budaya leluhur, karena olahraga silat mampu menumbuhkan karakter bangsa yang kuat dan pemberani pada generasi bangsa. “Dijharap dengan bisa silat membentuk karakter remaja, anak muda mempunyai karakter dan tidak mudah terpengaruh dengan perilaku-perilaku negatif seiring gencarnhya teknologi dan informasi dewasa ini,” tegasnya.

Pengembangkan pembinaan pencak silat hendaknya seluruh perguruan silat membangun kebersamaan dan komunikasi, sehingga bisa melakukan tukar menukar pengalaman sebagai acuan menyusun dan melaksanakan program perguruan bela diri ini.

Itu dilakukan terang Fauzi, agar supaya ada kontribusi pemikiran di antara perguruan pencak silat, dalam rangka meningkatkan prestasi para atlet silat di Kabupaten Sumenep. “Memajukan pencak silat di Sumenep membutuhkan kebersamaan untuk mewujudkan tujuan organisasi serta kemajuan prestasi silat baik level regional maupun nasional. Jangan sampai di antara perguruan pencak silat ada perselisihan, namun harus bersatu dalam upaya mengembangkan pencak silat,” tutur imbuhnya.

Pada acara itu, Wakil Bupati bareng Nanik Bustami mendapat penganugerahan dewan kehormatan dengan pemasangan sabuk warna hitam dan pemberian piagam kehormatan yang dilakukan oleh pengurus PSN Perisai Putih pusat.

Sementara, Ketua PSN Perisai Putih Cabang Sumenep, Imam Syafi’i menambahkan, pihaknya telah memiliki jaringan ranting di 13 kecamatan dari 27 kecamatan se-Kabupaten Sumenep, namun yang jelas di tahun selanjutnya berupaya mengembangkan ke kecamatan lainnya. Berdasarkan buku induk Perisai Putih Sumenep mempunyai siswa sejak 1980 hingga 2017 sebanyak 15 ribu 23 orang. “Berbagai prestasi juga telah diraih perguruannya baik di tingkat Provinsi Jawa Timur, Nasional dan dunia seperti Juara III Festival Bela Diri Dunia tahun 2015 di Korea Selatan,” terangnya.

(MAM)

Ket gambar : Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih dan Pelantikan Pengurus Kabupaten periode 2019 – 2023, di salah satu Hotel, Minggu (02/02/2020.