VIDEO CERAMAH HADDAD ALWI MENUAI KONTROVERSI, INI LANGKAH YANG DI AMBIL FORKOPIMDA SUKABUMI

33

berantasonline.com (SUKABUMI)

Insiden yang terjadi ketika Haddad Alwi memberikan ceramah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Habib Abdullah bin Zein Alatas di Cikurutug, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi pada 16 Desember 2019 lalu.

Dalam beberapa video yang beredar di media sosial Haddad Alwi dipaksa turun dari panggung di sela-sela ceramahnya.

Hal tersebut bermula saat Haddad Alwi mengutuk orang-orang yang memusuhi Ulama NU, KH.Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq. Tiba-tiba, para jamaah berseragam putih langsung mendekati panggung dan mereka memprotes ucapan Haddad Alwi dan mengatakan bahwa beliau diundang untuk bersolawat, bukan mengadu domba umat.

Para jamaah memaksa Haddad Alwi turun dari panggung sehingga Haddad Alwi pun tidak bisa berbuat banyak dan terpaksa menghentikan ceramahnya dan turun dari panggung.

Untuk meluruskan informasi yang berkembang dan mengantisipasi hal yang tidak diinginkan maka Polres Sukabumi Kota mengundang
FORKOPIMDA (Forum Koordinasi Pimpinan daerah), Tokoh Agama, Ormas Islam serta elemen masyarakat di kantor Polres Sukabumi Kota, Minggu (22/12)

Dalam arahannya Kapolresta Sukabumi AKBP Wisnu Prabowo meminta agar tetap menjaga situasi yang kondusif dan aman

“Kami mengajak seluruh elemen untuk sama-sama menjaga situasi yang kondusif, semua ini sebetulnya miss komunikasi saya pelajari dan terjun langsung sampai detik ini situasi masih aman terkendali dan kondusif” jelasnya.

Di tempat yang sama Dandim 0607, Letkol Inf. Danang Prasetyo Wibowo meminta jajarannya untuk tetap membantu masyarakat dalam mengamankan situasi sehingga tidak terjadi kondisi yang tidak di inginkan.

Sementara itu Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami menyampaikan bahwa sebetulnya berita yang beredar belum tentu sesuai dengan kejadian yang sebenarnya.

H.Marwan Hamami meminta masyarakat untuk selalu Tabayyun menyikapi setiap permasalahan dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan antar umat.

“Saat tersebar berita tersebut saya cek langsung dan kondisi di daerah saat ini baik-baik saja, sekarang marilah bertabayyun untuk mensikapi permasalahan, yang paling penting saat ini bagaimana kita sama sama sama menjaga persatuan umat” tegasnya.

Usai acara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ulama dan Tokoh Agama, Ormas Islam, serta elemen masyarakat melakukan Deklarasi Damai bersama.

(ebi/alex)