Usut Ambruknya Gedung KONI Kab Bogor. Kajari : Siapapun Yang Terlibat Akan Kita Libas

142

berantasonline.com (Bogor)

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Munaji, SH, MH, Senin siang (15/6) dikantornya menegaskan, akan melibas siapapun yang terbukti terlibat menimbulkan keuangan negara, terkait robohnya bangunan Gedung KONI Kabupaten Bogor.

Kajari menegaskan, secepatnya akan melakukan investigasi terkait robohnya bangunan gedung KONI Kab Bogor, Kamis malam lalu (11/6).

“Kita akan panggil kontraktornya, kita harus cek, juga mengenai hasil audit BPK”, ujar Kajari.

Dalam kesempatan yang sama, Kasi Intelijen Juanda SH,MH menegaskan akan segera membentuk Tim Investigasi guna mengusut dan membongkar kebobrokan dan kecerobohan dalam membangun gedung KONI Kabupaten Bogor yang diduga asal-asalan.

Sementara itu, terkait bangunan Masjid Baitul Faizin dan Gedung Setda Kab. Bogor berkualitas jelek sebagaimana disinggung oleh Bupati Bogor Ade Yasin beberapa waktu lalu, bahkan pada bagian plafon masjid telah mengalami kerusakan meski baru selesai dibangun selama 1 tahun dengan anggaran Rp 27 Miliar itu, Kajari mengatakan akan mengambil tindakan setelah ada laporan masyarakat yang masuk, “Tinggal menunggu laporan masyarakat saja, baru akan diambil tindakan”, pungkasnya.

Pada hari Sabtu (13/6), Ketua Umum DPP LSM Pengembangan Masyarakat Khotman Idris mendesak Jaksa Agung RI ST. Burhanuddin untuk menerjunkan Satgas Intelijennya dalam mengusut dua bangunan berkualitas jelek tersebut.

Khotman menilai, bangunan Gedung KONI Kabupaten Bogor yang roboh Kamis malam lalu, diduga akibat kualitas material bangunan yang jelek dan rapuh.

Khotman Idris yang juga Ketua Internal DPP Ormas Garda Bela Negara Nasional itu menuturkan, urusan dugaan penyelewengan dalam pembangunan Kabupaten Bogor akan beres apabila diambil alih oleh Tim Kejaksaan Agung, “Bila tidak, maka kita pesimis akan terbongkar semua”, tegasnya.

Khotman berharap Jaksa Agung dapat menaruh perhatian atas bangunan bernilai puluhan miliar bersumber dari keuangan negara.

“Jaksa Agung harus bertindak cepat dan kita akan pantau terus kinerja aparat Kejaksaan ini”, pungkas Khotman Idris kepada berantasonline.com di Bogor.

(Wiwin/Bust)