Unjuk Rasa Berujung Anarkis, 15 Anggota Pemuda Pancasila Ditetapkan Sebagai Tersangka

75

Jakarta, Berantas

Aksi unjuk rasa yang digelar ormas Pemuda Pancasila berakhir rusuh. Satu anggota polisi menjadi sasaran penyerangan aksi anarkis Pemuda Pancasila.

Mereka menggelar demo di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, (25/11/2021) siang.

Menuntut anggota DPR dari PDIP, Junimart Girsang, keluar dari gedung menjumpai massa dan meminta maaf atas pernyataannya terkait keberadaan organisasi masyarakat (ormas)

Namun tiba-tiba demo berlangsung anarkis, massa melakukan pengeroyokan terhadap Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Dermawan Karosekali.

Polisi langsung bertindak tegas. Mereka mengamankan 20 anggota Pemuda Pancasila yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut. Dari 20 orang yang ditangkap, 15 ditetapkan sebagai tersangka.

“Dalam kegiatan demo tadi, kami mengamankan sebanyak 15 orang yang saat ini sudah ada di belakang. Mereka ini sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan.

Para tersangka juga terbukti membawa senjata tajam dalam aksi unjuk rasa tersebut.

“Sudah dilakukan pemeriksaan awal, bahwa mereka semuanya membawa sajam. Tentunya terhadap mereka semua ini akan kami lakukan tindakan hukum,” kata Endra.

“Proses hukum sedang berjalan dan kami mulai lakukan pemeriksaan terhadap 15 orang tersangka, tentunya juga akan kami lakukan penahanan.

AKBP Dermawan yang menjadi korban pengeroyokan itu mengalami luka parah akibat diserang massa dari Pemuda Pancasila.

“Anggota kami diserang dengan senjata tajam. Kepala bagian belakang mengalami luka robek dan pendarahan yang cukup besar. Harus mendapatkan jahitan,” kata Endra.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Tubagus Ade Hidayat, menambahkan status hukum lima orang lainnya yang sempat ditangkap saat ini masih saksi.

Tubagus menjelaskan, 15 tersangka yang berasal dari Ormas Pemuda Pancasila dijerat Pasal 2 Undang-Undang Darurat nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Tajam.

(Red.10-Hudori)