Trifty : Kehadiran Angkot Modern Hanya Menambah Kemacetan di Kota Bogor

63

berantasonline.com (Bogor) – Setelah angkot modern yang diluncurkan Koperasi Duta Jasa Angkutan Mandiri (Kodjari) di Kota Bogor akhir pekan lalu, merupakan pembenahan terhadap dunia usaha angkutan modern dengan mewujudkan impian masyarakat pengguna angkutan.

Namun hal tersebut mendapat berbagai tanggapan dari masyarakat, salah satu nya dari Dosen mata kuliah ‘opini publik’ di Universitas Pakuan Bogor, Trifty Qurrota Aini.

Menurut Trifty, dirinya tidak menyetujui dengan peluncuran angkot modern, karena masalahnya angkot-angkot sebelumnya sudah menyebabkan kemacetan di Kota Bogor.

“Permasalahan di Kota Bogor adalah jumlah angkot terkadang itu lebih banyak dari jumlah warganya sendiri. Jadi, itulah yang menyebabkan kemacetan, bahkan kalau kita ada kemacetan angkotnya masih pada kosong. Mungkin angkotnya terlalu banyak di Bogor,” kata Trifty saat ditemui di kampus Universitas Pakuan Bogor, Jum’at (14/9/2018).

Masih kata Trifty, ini sudah terlalu banyak, dan ini akan ditambahkan lagi kemudian akan tambah banyak, menurutnya akan menambah kemacetan. Jadi dirinya sendiri kurang setuju dengan peluncuran angkot modern, lebih baik angkot yang sudah ada dimaksimalkan saja fungsinya dengan baik.

“Masalahnya adalah jumlah angkot terlalu banyak dibandingkan kebutuhan yang seharusnya, sehingga tidak efiesien. Untuk apa menambah sesuatu yang tidak berdampak terlalu signifikan terhadap perkembangan atau kebaikan masyarakat,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, untuk peluncuran angkot modern akan menimbulkan persaingan dari para usaha transportasi. keberadaan ojek online saja itu sudah menambah persaingan dikalangan masyarakat para pengemudi dengan penambahan lagi, saya rasa akan menambah persaingan dan menurut saya sangat tidak efektif.

(D2N)