Tolak Pasien Covid, Bupati Bogor Tindak Tegas Puskesmas Situ Udik Ciampea

249

berantasonline.com CIBINONG

Bupati Bogor Ade Yasin sangat geram dan murka setelah mendapatkan laporan dan video tindakan Puskesmas Situ Udik Kecamatan Ciampea yang menolak dan menyatakan tutup, saat ada warganya membutuhkan penanganan medis terindikasi Covid-19.

Yang sangat mengiris hati, malah dari dalam ruangan Puskesmas terdengar musik dan nyanyian para Nakes sedang asyik berkaraoke didalam Ruangan Puskesmas.

Bupati Bogor mengatakan akan memberikan sanksi tegas terhadap Puskesmas Situ Udik yang mengabaikan himbauan dan instruksi, bahkan berdendang ria di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Kita akan tindak dan berikan sanksi tegas terhadap para Nakes di Puskesmas Situ Udik yang sudah mengabaikan instruksi dan membuat kegaduhan disaat kondisi prihatin seperti saat ini”, tandas Bupati Jum’at (9-7).

Bupati Bogor Ade Yasin juga memperingatkan kepada seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Bogor agar tidak melakukan hal yang sama disaat semua sedang membutuhkan membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Saya ingatkan, kepada Puskesmas yang lainnya agar lebih utamakan pelayanan terhadap masyarakat yang butuh layanan kesehatan disaat penerapan PPKM Darurat”, tegas Ade Yasin.

Ade Yasin menambahkan, agar semua Puskesmas yang ada di Kabupaten Bogor supaya melakukan langkah tracing kepada warga yang terindikasi terpapar covid.

Bupati juga sudah mengintruksikan kepada para kepala desa dan seluruh Camat agar jangan abai, karena camat dan kepala desa selain menjadi garda terdepan sosialisasi PPKM darurat kepada masyarakat, juga mengoptimalkan kedaruratan layanan.

“Saya harap demikian, jika pandemi ini ingin segera berakhir, lakukan tracking, dan optimalkan layanan kedaruratan” tegas Ade Yasin.

(B.I/Sam)