Tokoh masyarakat Krui Pesisir Barat Lampung Minta Penegak Hukum Selesaikan Dugaan Kasus Korupsi Dana BOK 2017

331

Berantasonline.com (Krui Pesisir Barat Lampung) –  Setelah sempat  beberapa bulan reda,  karena tidak juga kunjung ada kejelasan,  elemen masyarakat di pesisir Barat meminta aparat penegak hukum agar segera menuntaskan kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tahun 2017 di kabupaten ini.

Salah seorang  tokoh masyarakat pesisir Barat, Abdul Chalik, meminta aparat penegak hukum segera menuntaskan kasus dugaan korupsi tersebut. Pasalnya menurut Abdul chalik  kasus ini hampir serupa dengan kasus Bantuan operasional puskesmas (BOP) yang pada tahun 2015 sempat  menyeret PN (kepala dinas kesehatan waktu itu-red) ke ranah hukum Dan divonis 4 tahun penjara.
“Masyarakat menunggu kepastian hukum dari kasus dugaan korupsi ini, ” kata dia, kepada wartawan saat bertemu di sekitar kantor bupati Pesisir Barat,  Senin (25/6-2018).
Kata dia, Perlunya kasus ini segera dituntaskan untuk memelihara kepercayaan masyarakat pada azaz hukum positif yang berlaku di negara ini.
Atas rumor yang berkembang bahwa uang-uang yang dipotong tersebut sebesar 30 persen dari nilai total anggaran tahun 2017 itu telah dikembalikan, oleh pihak dinas kesehatan kepada puskesmas puskesmas yang ada, di bulan Mei 2018 tersebut, setelah persoalan itu mencuat ke publik, namun kata Abdul chalik hal itu tidak serta merta menghapus unsur pidana pada persoalan tersebut.
“Oleh sebab itu masyarakat menunggu, pengungkapan kasus ini sampai tuntas,” ujar Abdul Chalik bersemangat.  (Irsyad)