Tito Jadi Mendagri, Idham Azis Kapolri

67

berantasonline.com (Jakarta)

Komisaris Jenderal Polisi Idham Azis ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Calon Tunggal Kapolri, menggantikan Jenderal Pol Tito Karnavian yang telah dilantik menjadi Menteri Dalam Negeri dalam Kabinet Indonesia Maju 2019-2024.

Proses pengangkatan Komjen Pol Idham Azis tinggal menunggu fit and proper test di Komisi III DPR RI dalam waktu dekat.

Dosen Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Dr. Chairul Huda menganggap Komjen Pol Idham Azis memiliki rekam jejak yang sangat baik, sehingga layak diusulkan sebagai calon tunggal Kapolri oleh Presiden Joko Widodo.

Menurut dia, Jokowi sudah tepat mengusulkan Kabareskrim Polri itu ke DPR RI sebagai pengganti Tito Karnavian yang sudah dilantik menjadi Mendagri pada Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

“Normatifnya memang memenuhi syarat dan bintang tiga, cukup senior,track record nya selama ini kan baik, tidak ada yang negatif yang diangkat atau sempat diberitakan, jadi menurut saya tidak ada masalah”, ujar Chairul Huda saat dihubungi wartawan Jum”at lalu (25/10-2019).

Apalagi, kata dia, sekarang Idham juga menjabat Kabareskrim Polri dengan pangkat bintang tiga, tidak ada alasan lagi bagi anggota legislatif untuk tidak meloloskan Idham sebagai Calon Kapolri.

“Inikan pilihan Presiden, sudah dipertimbangkan juga oleh Kompolnas. Jadi tidak ada hal yang kemudian bisa menjadikan ini terhambat”, ujar Pakar Hukum Pidana tersebut.

Disamping itu, Chairul Huda mengingatkan agar publik tidak membanding bandingkan gaya kepemimpinan Idham dengan Tito, sebab setiap orang punya style dalam memimpin sebuah Institusi, sehingga tidak bisa disamakan satu dengan yang lain.

“Tito dengan gaya kepemimpinannya yang sudah jadi masa lalu buat Polri, sudah selesai tugasnya. Nah Idham juga tentu punya gaya kepemimpinan tersendiri, kita tidak bisa kemudian mengharapkan bahwa gaya nya sama. Tentu berbeda masing masing orang punya style tersendiri”, jelasnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan mendukung pengusulan Idham Azis sebagai Calon Kapolri.

Berbagai prestasi telah diraih oleh Idham, pada Desember 2001 menjadi anggota Tim Kobra berhasil menangkap Hutomo Mandala Putra alias Tomy Soeharto, dia juga terlibat dalam Tim yang melumpuhkan teroris Dr. Azhari dan kelompoknya di Batu Malang Jawa Timur tanggal 8 November 2005.

Selain itu Idham juga terlibat dalam Operasi Camar Maleo bersama TNI menangkap Kelompok teroris Santoso diwilayah Pegunungan Poso Sulawesi Tengah pada awal tahun 2015.

“Sosok Idham Azis menurut Sufmi Dasco adalah sosok yang pendiam sedikit bicara banyak bekerja, dan selama ini selalu bekerja diam dengan hasil yang nyata”, ujarnya.

(OZ/red.1)