Tiga Oknum ASN Puskesmas Pragaan Diperiksa Polres Sumenep Terkait Dugaan Pemotongan Dana Kapitasi

556

berantasonline.com (Sumenep)

Tiga oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Puskesmas Peragaan diduga diamankan petugas Resmob Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (6/8) untuk dimintai keterangan terkait dugaan kasus korupsi pemotongan (fee 15 persen) dana Kapitasi.

Saat itu, sejumlah Anggota Resmob Polres Sumenep terlihat membawa Kepala Bagian Tata Usaha (KTU) Puskesmas inisial MRD, yang merangkap sebagai Bendahara Intern Puskesmas. Petugas juga membawa oknum Bidan PNT dan Bendahara KWN ke Mapolres Sumenep.

“Ya memang ada penangkapan itu sekira jam 10:30 wib di Kantor Puskesmas Pragaan, membawa empat orang pegawai negeri,” kata sumber yang tidak mau disebut namanya.

Sedangkan tiga oknum ASN tersebut diamankan petugas pukul 10:30 wib di sebuah ruangan kantor Puskesmas Pragaan, Kecamatan Pragaan,
Mereka dibawa petugas Resmob menggunakan mobil avanza warna merah hati.

Sementara itu Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, belum bisa berkomentar banyak terkait penangkapan itu. Saat dihubungi melalui sambungan telepon genggamnya mengaku, “Saya masih diruangan kasi pak,” terangnya.

Sekretaris Dinkes Sumenep Slamet Budiharjo membantah jika ada penangkapan di Puskemas Pragaan. Hanya saja, pihaknya tidak menampik jika tiga orang ASN di Puskesmas tersebut dibawa Polisi. “Ya, memang ada tiga orang yang dibawa kemarin,” katanya.

Harjo mengungkapkan, mereka di bawa polisi hanya untuk konfirmasi terkait laporan dugaan pemotongan dana Kapitasi. “Hanya sekadar mau konfirmasi saja terkait laporan itu, mereka dibawa, ” tuturnya.

Harjo menambahkan jika informasi yang sampai pada pihaknya memang hanya sekadar konfirmasi saja.

“Saya gak tahu yang berhembus diluar. Tapi, tetap kami akan konfirmasi masalah ini ke Puskesmas Pragaan, “, imbuhnya.

(Hry/mam)