Tersangkut Korupsi Rp 202 miliar Dirut PT Waskita Karya Beton Porecast Ditahan KPK

152

berantasonline.com. (Jakarta)

Menyusul setelah ditetapkannya dua mantan Petinggi PT. Waskita Karya sebagai tersangka kasus korupsi. Mereka adalah FR mantan Kepala Divisi PT Waskita Karya (2011-2013) dan YAS Mantan Kabag Keuangan dan Resiko Divisi II PT Waskita Karya.

Ketua Komisi Pemberantasan.Korupsi (KPK) Firli Bahuri, Kamis (23/7) dalam Konfrensi Pers di Gedung KPK mengatakan telah menahan dan menetapkan 3 orang mantan Pejabat PT Waskita Karya (Persero) tbk sebagai tersangka kasus korupsi yang merugikan keuangan negara sekitar Rp 202 miliar.

Ketiga tersangka yang ditetapkan tanggal 13 Juli 2020 lalu itu adalah Mantan Kepala Bagian Pengendalian Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya, kini menjabat Direktur Utama PT.Waskita Karya Beton Precast, DSA mantan Kepala Divisi III/Sipil /II PT Waskita Karya dan Mantan Kepala Bagian Pengendalian FU.

Kelima tersangka tersebut kata Firli Bahuri diduga melakukan korupsi yang merugikan keuangan negara terkait pekerjaan subkontraktor yang diduga fiktif pada proyek yang dikerjakan Divisi III/Sipil iI PT Waskita Karya selama tahun 2009-2015.

Menurut Firli berdasarkan hasil pemeriksaan investigatif dalam rangka penghitungan kerugian keuangan negara dari Badan Pemeriksa Keuangan total kerugian keuangan negara sebesar Rp 202 miliar.

Sementara itu dalam keterangan tertulisnya Direktur Utama PT. Waskita Karya (Persero)tbk. Destiawan Soewarjono menyatakan prihatin atas penetapan lima tersangka tersebut. Pihaknya menyatakan terhadap proses hukum akan koperatif. Lebih lanjut Destiawan mengatkan akan menunjuk Pelaksana Tugas Direktur Utama PT. Waskita Karya Beton Precast demi memastikan kelangsungan Operasional. (bust)