Tangkap dan Penjarakan Siapa yang Terlibat Robohnya Bangunan Gedung KONI Kab Bogor

4932

berantasonline.com (Bogor)

Kejaksaan Negeri Kab Bogor harus mengusut robohnya bangunan Gedung KONI Kabupaten Bogor, Kamis malam lalu (11/6/2020).

Ketua Umum DPP LSM PAR (Pengembangan Aspirasi Rakyat) Khotman Idris, Jum’at (12/6) kepada berantasonline.com, katakan pihak Kejaksaan harus menangkap dan memenjarakan siapapun yang terlibat dibalik robohnya bangunan gedung KONI Kabupaten Bogor tersebut.

“Kalau terbukti menyalahi spek sehingga negara dirugikan tangkap pemborongnya dan juga Pengawas dari Dinas PUPR termasuk Pemimpin Kegiatannya, harus diperiksa dan diminta pertanggung jawabannya,” ujar Khotman.

Buruknya kinerja pemborong dan Pengawas Bangunan menyebabkan kerugian negara, ujar Khotman menambahkan.

Robohnya bangunan gedung KONI Kabupaten Bogor, Kamis malam lalu diduga akibat buruknya kwalitas konstruksi bangunan yang dibuat oleh pemborongnya juga termasuk lemahnya pengawasan dari Dinas PUPR dan Pemimpin Kegiatan di Dispora Kabupaten Bogor.

Sementara itu, para Pejabat Kabupaten Bogor terkesan cuci tangan atas robohnya bangunan Gedung KONI Kabupaten Bogor tersebut. Sebagaimana dikonfirmasi Bogor Update.com, Ketua KONI Kabupaten Bogor Junaidi Syamsudin mengatakan bahwa masalah bangunan itu adalah urusan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor Bambang Setiawan bahwa saat pembangunan Gedung KONI bukan saya Kepala Dinasnya, Saya baru setahun menjaba, tandasnya, dimana bangunan gedung KONI selesai dibangun tahun 2018.

Ketua Umum DPP LSM Pengembangan Aspirasi Rakyat Khotman Idris menambahkan, pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor dan Seksi Pidsus Kejati Jabar maupun Kejaksaan Agung RI harus bertindak cepat dan bekerja secara transparan untuk mengungkap kasus robohnya Gedung KONI Kabupaten Bogor ini. Siapapun yang terbukti korupsi dalam pembangunan gedung KONI yang bernilai puluhan milyar ini harus ditangkap untuk diberi pelajaran, katanya.

Bupati Bogor Ade Yasin kepada Bogor Update menyatakan prihatin atas robohnya bangunan gedung KONI tersebut yang dibangun sebelum eranya. Ada beberapa bangunan yang kualitas konstruknya jelek seperti bangunan Masjid Baitul Faizin dan dan gedung Setda Kabupaten Bogor, ujarnya.

Humas Dispora Kabupaten Bogor Dr H. Mahpud mengatakan robohnya bangunan tersebut akibat diterjang hujan dan angin kencang. “Betul kemarin sore itu kejadinya (Kamis 11/6/2020). Hanya bagian kanopi saja yang rusak,” katanya.

Mahpud menjelaskan saat ini gedung KONI Kabupaten Bogor masih bisa digunakan. “Tidak masalah. Masih bisa digunakan. Gak ada masalah,” ujarnya.

Sementara itu untuk perbaikan masih menunggu. Mengingat adanya keterbatasan anggaran. “Saat ini kan anggaran dipangkas untuk penangan Covid-19. Tapi, nanti akan diperbaiki,” tandanya. (bust)