Tanggul Bendungan Way Mendati Jebol Akibat Lemahnya Pengawasan, Dinas PUPR Diminta Selektif Mencari Rekanan

649

berantasonline.com (Pesisir Barat)

Komisi II DPRD Kab Pesisir Barat dan Dinas PUPR setempat, melaksanakan rapat dengar pendapat (Hearing) terkait pembangunan tanggul bendungan Way Mendati di Pekon Mon Kecamatan Ngambur yang jebol beberapa waktu lalu.

Hearing dilaksanakan di gedung DPRD, Selasa (15/10).

Dalam rapat dengar pendapat antara komisi II dengan dinas PUPR, diketahui bahwa penyebab dari jebolnya tanggul bendungan karena lemahnya pengawasan dari dinas terkait, sehingga dugaan kuat perkerjaan yang memakan dana sebesar Rp 660.542.924.22 sumber APBD Pesisir Barat tahun 2019 dikerjakan CV Arasy Jaya Konstruksi, hanya asal jadi.

Didapat keterangan dari Kabag risalah dan persidangan DPRD Pesibar, Ismail, Komisi II DPRD Pesibar meminta Dinas PUPR secepatnya menyelesaikan proyek tanggul yang jebol, mengingat kontrak kerja yang akan habis pada bulan November mendatang.

“Dan Dinas PUPR sendiri siap melakukan perbaikan, kerena memang proyek tersebut masih dalam tahap pengerjaan”, jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris komisi II DPRD Pesibar, Erwin Gustom meminta kepada pemkab Pesibar, agar lebih selektif lagi dalam mencari rekanan.

“Pembangunan pakai uang rakyat, jangan main main dengan uang rakyat, satu rupiah pun harus jelas pertanggung jawabannya.
Kita ingin pembangunan di Pesisir Barat kualitasnya bagus, dan Dinas PUPR harus mengawasi secara ketat setiap pekerjaan”, tegas Politikus PDI Perjuangan itu.

(Benk)