Tak Punya Kesalahan Jangan Takut Pada Wartawan

124

Bandung, BERANTAS

Masih banyak pihak yang merasa takut dan terintimidasi saat kedatangan Wartawan. Sejatinya tugas Wartawan itu benar dan pihak yang didatangi tak punya kesalahan, ketakutan itu tak perlu terjadi.

Demikian ucapan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Asep Nana Mulyana SH.M.Hum disampaikan saat bersilaturrahmi ke Kantor PWI Jawa Barat di Jl Wartawan 2 No 23 A Bandung, Senin (22/11-2021).

Rombongan Kajati Jabar beserta Pejabat teras dan Kajari Kota Bandung serta Kajari Kabupaten Bandung itu, diterima oleh Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat beserta Pengurus Harian PWI Jabar.

Dibagian lain, Kajati Jabar katakan, apabila ada wartawan yang datang ke Kantor Kejaksaan untuk bertanya perkembangan kasus, setiap Kajari harus terbuka untuk menjelaskannya.

“Jelaskan apa saja perkembangan kasus yang sedang diselidiki dan berikan pengertian pengertian bahwa kasus masih berjalan. Apabila ada hal hal yang harus ditunda sementara publikasinya karena mencegah pelaku kabur atau menghilangkan barang bukti sampai. Saya yakin dengan keterbukaan itu teman teman Wartawan akan sangat mengerti karena itu terkait proses penyidikan. Kalau tidak malahan ada pemikiran yang tidak tidak dari Media atau publik”, beber Kajati.

Sementara itu, Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat dalam sambutannya antara lain memaparkan tentang aktivitas jurnalis yang saat ini sangat rentan untuk dijerat hukum. “Sejumlah aturan menjadikan seorang jurnalis mesti hati hati sebelum membuat sebuah berita”, ujarnya.

“Namun tak semua jurnalis memahami hal itu. Oleh karena itu, pengayaan dari aparat penegak hukum terkait hal hal yang bisa menjerat jurnalis kedalam hal pidana menjadi sebuah keniscayaan”, katanya.

“Kolaborasi ini sangat bermanfaat bagi kami di PWI Jabar serta seluruh anggota kami. Keterbukaan dan transparansi yang menjadi semangat Kajati, tentunya akan sangat membantu para wartawan di daerah daerah untuk mengakses informasi di setiap Kejari”, ungkap Hilman.

“Saat ini anggota kami sudah tersertifikasi sejumlah 600 lebih. Insya Allah anggota kami tak melenceng dari aturan jurnalisme dalam menjalankan tugasnya. Namun apabila ada Wartawan yang mengaku anggota PWI Jabar dan bermasalah dengan hukum karena perbuatannya, kami siap di konfirmasi oleh rekan rekan Kejaksaan”, katanya.

(bust/red.01)