Siswa Berprestasi Yayasan Pendidikan Nurul Ilma Diberi Tabungan Bank Kota Bogor

217

berantasonline.com (Bogor) – Sedikitnya sembilan siswa dari SMK Kesehatan Bina Husada dan SMK Bina Informatika yang berprestasi mendapat apresiasi dari Bank Kota Bogor berupa tabungan sebesar Rp 500 ribu. Penghargaan itu diberikan pihak Bank Kota Bogor saat acara Perpisahan dan Perlepasan SMK Kesehatan Bina Husada dan SMK Bina Informatika Tahun Ajaran 2017/2018 angkatan 4 di Bukit Gumati, Batutulis Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor, Rabu (9/5).

Ketua Yayasan Pendidikan Nurul Ilma Dr. H Ade Sunaryo, MSc mengatakan pemberian apresiasi Bank Kota Bogor kepada siswanya yang berprestasi adalah bentuk dukungan dan kepedulian Bank Kota Bogor yang sudah lama menjalin kerjasama dengan Yayasan.

H Ade juga menjelaskan siswa yang dilepas tahun ini sebanyak 381 orang. Untuk itu, Ia berharap kepada semua lulusan bisa mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di sekolah. Khususnya mereka para lulusan atau alumni mampu bersaing di dunia industri.

“Tema kali ini adalah taburlah gagasan petiklah perubahan dan raihlah impian di masa depan, merupakan filosofi yang sesuai dengan moto SMK bahwa sekolah lebih menekankan kompetensi dan keterampilan. Dan SMK ialah salah satu pendidikan atau tempat belajar yang mengutamakan pendidikan peraktek untuk persiapan dimasa datang,” jelasnya.

Ketua Yayasan Pendidikan Nurul Ilma, Kepala SMK Kesehatan Bina Husada, Kepala SMK Bina Informatika, petugas Bank Kota Bogor foto bersama para siswa berprestasi.

Kepala Audit Internal Bank Kota Bogor, Bambang mengungkapkan pihak Bank Kota Bogor sudah tujuh tahun menjalin hubungan kerjasama dengan Yayasan Pendidikan Nurul Ilma. Untuk itu, Bank Kota Bogor ikut berpartisipasi dalam memberikan tabungan kepada siswa berprestasi pada lulusan tahun ini.

“Yayasan Pendidikan Nurul Ilma adalah mitra kerja Bank Kota Bogor dalam hal pengembangan dalam menyediakan fasilitas pendidikan yang memadai. Selain itu Bank Kota Bogor mengapresiasi yayasan yang berperan aktif untuk menggalakan para siswanya gemar menabung,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMK Kesehatan Bina Husada, Yuyu Yulianti, SKM Mkes berharap kepada 26 siswa yang lulus tahun ini mampu bersaing didunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Dodi Muljawan, Kepala SMK Bina Informatika, mengatakan ada 20 persen siswanya yang tidak bisa mengikuti acara pelepasan dikarenakan siswa tersebut sudah bekerja. Dodi berharap para siswa yang dilepas tahun ini bisa diserap di dunia industri. (Manan)