Simon Vandereski Berbagi Kisah Menjadi Mualaf

8233

berantasonline.com (Bogor) – Kegiatan tausiah yang rutin dilaksanakan setiap hari Sabtu selesai shalat Dzuhur di Masjid Attaqwa Polresta Kedung Halang,Kota Bogor (30/3/2019) Di hadiri salah seorang Mualaf berasal dari Negara Polandia.

Adalah Simon Vanderski Berganti nama Islam menjadi Abdul Ahad dan menjadi Mualaf memeluk agama Islam ketika dia berumur 20 tahun,Abdul Ahad tertarik mendalami ajaran Islam saat dia masih belajar di Universitas tempat dia menimba ilmu.

Abdul Ahad yang dilahirkan ditengah keluarga dan lingkungan beragama Kristiani sangat yakin dirinya benar-benar ingin memeluk agama Islam ketika mempelajari ilmu filsafat tentang Islam,Dengan kajian-kajian ilmu agama serta pelajaran yang dia dapat tentang tafsir-tafsir serta sunnah dalam Islam,

Abdul mengisahkan,Dulu ketika dia masih beragama kristiani dalam agamanya ada Sakrum dan Turfalum,”yaitu ada bagian hidup yang tidak ada hubungannya dengan agama,dan ada hidup yang ada hubungannya dengan agama”

“Tapi di Islam itu beda,seluruh hidup hanya kepada Allah SWT,di Islam dalam sehari-hari selalu ada Sunah,sunah untuk makan,sunah untuk mandi,sunah untuk menikah dan banyak keseharian kita selalu bersunah.”ungkap Abdul.

Abdul Ahad yang ditemani Habib Fahmi dan Aiptu.Muhammad Zen menegaskan,dirinya masih akan banyak belajar ilmu agama di Indonesia,dan mudah-mudahan Insya Allah akan menetap di Indonesia.

“Insya Allah saya akan tinggal disini,kalau pun jodoh saya disini syukur Alhamdulilah.”tuturnya.

Ditempat yang sama imam Masjid Attaqwa Aiptu H.Muhammad Zen mengatakan,bahwa kegiatan tausiah yang rutin dilaksanakan di masjid tersebut bukan hanya oleh para Mualaf,kadang mantan Penjahat dan Perampok yang di beri Hidayah dan taufik oleh Allah untuk membagikan kisahnya.

“Alhamdulilah DKM Masjid disini setiap Sabtu selesai sholat berjamaah Dzuhur dengan para Ustad,para Ulama,kita rutinkan kegiatan tausiah dan berbagi pengalaman dari seorang Mualaf hingga mantan-mantan Penjahat,mereka semua saudara kita,saudara muslim kita.”tutupnya.(Not)