Siap Wujudkan Petambak Lokal Yang Tangguh dan Mandiri

255

berantasonline.com (KALIMANTAN UTARA) – Menyikapi dinamika industri tambak di kota Tarakan Kalimantan Utara dalam upaya mewujudkan daerah ini sebagai sentra penghasil udang terbesar di Indonesia memang diperlukan berbagai terobosan yang solutif dan komprehensif, termasuk perhatian yang serius dan maksimal dari semua stakeholder yang ada.

Dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir ini terpantau sejumlah masalah menghantui para petambak didaerah ini diantaranya adalah naik turunnya harga komoditi ini dipasaran, belum lagi ancaman penyakit serta minimnya sumber bibit udang ( Hatchery ) yang dikelola pemerintah termasuk ruang pemasaran yang menguntungkan petambak menjadi salah satu hambatan tersendiri.

Menurut H. Jamaluddin Jafar, SH.MH calon anggota legislatif nomor urut 3 partai PAN menyebut bahwa semua yang disampaikan para pengusaha tambak dan nelayan yang ditemuinya selama bersosialisasi  dengan masyarakat Kaltara utamanya  Tarakan akan menjadi prioritas nya. Namun Triple J sebutan populer nya memastikan, jika 2019 dipercaya mewakili masyarakat Kalimantan Utara di DPR RI nanti, pihaknya akan senantiasa hadir melalui program yang menyentuh langsung ke petambak. Karena fokus program nya adalah ekonomi yang berbasis kerakyatan.

“Kami pastikan akan mendorong pemerintah pusat dan daerah selalu hadir untuk semua pelaku usah kecil dan menengah. Fokus kami adalah ekonomi, termasuk menggerakkan ekonomi rakyat. Begitupun dengan tambak udang ini. Kami akan mendorong pemerintah dengan memberikan kebijakan yang solutif, termasuk pendampingan, permodalan dan pemasaran, dan yang tak kalah pentingnya adalah berupaya menghadirkan pembibitan udang ( Hatchery ) berupa Balai Besar Pembibitan Udang dibawah naungan langsung oleh kementerian KKP yang nantinya diharapkan bisa diakses langsung oleh Petambak. Sehingga ada penyerapan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat Tarakan,” ucap Haji Jamal.

” Wujud dari semua dari semua itu adalah agar supaya petambak lokal yang ada didaerah ini mampu mandiri dan tangguh dalam menghadapi persaingan global yang ketat dewasa ini ” pungkasnya.

(JAY)