Sekretaris KNPI Pinrang Angkat Bicara Tentang Krimanilitas di Kalangan Remaja

52

Pinrang Berantas Online – Sejumlah kasus kenakalan remaja masih saja terjadi di Kabupaten Pinrang, termasuk yang belum lama ini terjadi yang menyita perhatian banyak pihak dimana remaja dibawah umur terlibat beragam kasus diantaranya adalah kasus Narkoba yang menjerat 2 remaja di desa Padakkalawa serta sejumlah kasus lainnya dengan waktu kejadian yang tidak berselang lama.

Peristiwa miris ini membuat sejumlah kalangan angkat bicara salah satunya adalah Sekretaris KNPI kabupaten Pinrang Haedar Ahmad, menurutnya kondisi ini sudah memprihatinkan.

“Melihat perkembangan saat ini tentunya kami cukup miris dan prihatin maraknya kenakalan remaja di daerah kita, apalagi pelakunya terbilang masih di bawah umur ” tutur figur muda ini kepada Berantas Online beberapa waktu yang lalu.
Haedar (sapaan akrabnya)  menjelaskan bahwa penyebab masih banyaknya kenakalan remaja secara tidak langsung disebabkan oleh banyak faktor diantaranya adalah peran keluarga, pergaulan lingkungan, serta pengaruh negatif dari teknologi smartphone.

“selain faktor keluarga dan lingkungan dampak penyalahgunaan teknologi komunikasi juga menjadi penyebab dari timbulnya kenakalan remaja ini bayangkan saat ini dengan smartphone saja berita cepat sekali tersebar. Bagus kalau berita positif tapi kalau negatif malah bisa membuat kegaduhan, apalagi emosi remaja yang masih sangat labil tentu dengan mudah dapat terpancing ” sebut nya.

Maka dari itu sambungnya untuk mencegah dan juga meminimalisasi hal semacam ini disarankan agar peran keluarga sangat diperlukan dalam mengawasi aktivitas dan pergaulan anak, selain itu peran pihak lembaga pendidikan juga tak kalah pentingnya karena metode pembinaan disekolah menjadi salah satu acuan dalam membentuk karakter anak.

” Guna menindaklanjuti harapan tersebut saya berinisiatif akan turun ke sekolah dan lembaga lainnya guna melakukan sosialisasi serta pendekatan pencegahan yang bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk kegiatan semisal kegiatan olahraga dan seni antar desa ” pungkasnya.

(JAY)