Sekda Optimis Kampung KB Batuhulung Jadi Juara

21

berantasonline.com Bogor

Atraksi menarik ditampilkan warga Kampung KB Batuhulung, Kelurahan Balumbang Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, saat menyambut Tim Rechecking Kampung Keluarga Berencana (KB), Selasa (24/11/2020).

Atraksi diawali sejak Tim Rechecking yang dipimpin Sekretaris BKKBN Provinsi Jawa Barat, Rakhmat Mulkan didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah, Kepala DPPKB Kota Bogor Rakhmawati, Camat Bogor Barat Juniarti Estiningsih dan Wakil Ketua I TP PKK Kota Bogor Yantie Rachim memasuki Gang Kampung KB.

Terlihat sekelompok pemuda berpakaian adat Sunda melakukan pertunjukan Debus. Yang mana ada tiga orang beratraksi, satu orang mengupas kelapa dengan mulut, satu orang melakukan pencak silat dengan sebilah benda tajam dan satu orang menjadi lawannya. Atraksi debus ini ditutup dengan dibentangkannya kain putih bertuliskan “Selamat Datang” yang ada di dalam batok kelapa.

Dan sebelum sampai di lokasi acara pembukaan, tujuh anak perempuan dengan kain batik dan kaos panjang merah putih menyanyikan lagu kampung KB dengan aransemen lagu Sik Asik Ayu Ting Ting.

Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah mengatakan, Kampung KB Batuhulung ini memiliki kelebihan dan daya tarik. Pasalnya, Kampung KB Batuhulung berada dekat pinggir sungai yang mana biasanya sungai sering dijadikan pembuangan sampah. Namun menariknya warga Kampung KB menjadikan sungai sebagai potensi untuk dibangun wahana arung jeram.

“Mereka bersihkan sungainya, selain untuk arung jeram mereka juga sudah melakukan budidaya ikan,” ujar Syarifah.

Syarifah menuturkan, ada kelebihan yang paling menonjol dari Kampung KB ini, yakni kultur masyarakatnya sudah ada kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan. Ini dibuktikan dengan adanya Green House yang hasil panennya dibagikan ke warga untuk ditanam di rumah masing-masing dan ada Kelompok Wanita Tani (KWT).

“Membangun kultur itu tidak mudah, kultur, kekompakan dan kesadaran masyarakat ini yang menjadi kelebihan kampung KB Batuhulung,” kata Sekda.

Menurut Syarifah, keberhasilan Kampung KB Batuhulung masuk lima besar Jawa Barat ini tidak lepas dari tokoh masyarakat dan pemuda yang menjadi penggerak dalam melakukan perubahan kultur di masyarakatnya. Tak ayal, ke depan harus ada tantangan bagi penggerak dan pemuda seperti yang terjadi di Kampung KB Batuhulung, Kampung Katulampa dan Kampung Cikeas.

“Semua wilayah atau daerah yang bagus itu ada penggerak atau motivator luar biasa. Disini RW dan karang tarunanya punya semangat dan diterima semua masyarakat,” jelas Syarifah.

Ia menambahkan, Kampung KB saat ini tidak hanya fokus pada delapan fungsi keluarga saja, tetapi juga bagaimana membentuk ketahanan keluarga, lewat bidang lingkungan, ekonomi kreatif dan kesehatan. Tak ayal, ia optimis Kampung KB Batuhulung akan keluar sebagai juara. Apalagi melihat persiapan yang sudah masyarakat lakukan dengan antusias dan bagus.

“Kita memang tidak bisa membandingkan dengan nominasi lima kota yang lain. Tapi kita berharap saja karena kelengkapannya juga lumayan. Kan ada yang perkotaan benar-benar kota tidak ada nilai tambah dari lingkungan yang lain, dari juri juga mengakui ini kota, tapi masih ada persawahan dan ini jadi nilai tambah karena jadi lebih unik,” pungkasnya.

(Ii Syafri)