Sejumlah Titik Irigasi Diwilayah III Ciawi Bogor Masih Dibiarkan Rusak, Kepala UPT Enggan Menghadapi Wartawan

144

Berantasonline.com Bogor

Kondisi jaringan irigasi di Wilayah III Ciawi Kabupaten Bogor, berdasarkan pemantauan lapangan Wartawan Berantas, telah lama mengalami kerusakan akibat longsor disejumlah titik, namun hingga saat ini belum juga nampak upaya perbaikan dari instansi terkait.

Ironisnya, Kantor UPT Insfratruktur Irigasi Kelas A Wilayah III Ciawi Dinas PUPR kabupaten Bogor, selalu gagal dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut.

Wartawan Berantas telah berkali-kali menyambangi Kantor UPT di Desa Gadog Kecamatan Megamendung untuk mendapatkan penjelasan, namun selalu gagal.

Kepala UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah III Ciawi, Tirto yang baru menjabat sekitar 3 bulan, jarang masuk kantor tanpa alasan yang jelas, ruang kerjanya selalu kosong, sejumlah staf maupun juru air memilih bungkam ketika dimintai keterangan terkait belum adanya langkah perbaikan irigasi, sehingga menjadi pertanyaan besar mengenai alokasi anggaran pemeliharaan/perbaikan pada jaringan irigasi tersebut.

Nampak sejumlah petugas pengairan hanya sebatas membersihkan rumput saja disekitaran jalur irigasi, berbanding terbalik dengan wilayah lain yang telah menjalankan upaya perawatan maupun perbaikan kerusakan.

Juru air di Kecamatan Ciawi, Dedi saat ditemui Wartawan Berantas, Rabu (28/3) memberikan jawaban ngelantur jika Kepala UPT enggan masuk kantor karena tidak punya uang untuk menghadapi Wartawan, “Mungkin gak pernah ada di kantor karena gak punya uang”, ujarnya enteng.

(Helmi/Zul/Ggh/red.2)