SCG Dukung Petani Milenial Kehutanan, Mengembangkan Budidaya Jamur Kayu di Kabupaten Sukabumi

93

Sukabumi, BERANTAS

SCG, melalui anak perusahaannya, PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi mendukung kelompok tani hutan (KTH) jamur kayu milenial di Desa Wangunreja melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2021 berkolaborasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dinas Perindustrian dan ESDM, dan Pemerintah Desa Wangunreja.

Program ini diresmikan secara langsung oleh H. UU Ruzhanul Ulum, SE selaku Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat. Pasalnya, program ini sejalan dengan Program Petani Milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menargetkan 5.000 orang petani milenial produktif dan aktif hingga tahun 2023.

Somchai Dumsrongsil, Presiden Direktur PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi mengatakan “Program ini sejalan dengan pilar CSR PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui ekonomi produktif. Kami berharap melalui program ini, minat generasi milenial dalam bertani akan semakin meningkat, sehingga produktivitas pertanian dan swasembada pangan pun kian meningkat.“

Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat ini, PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi telah memberikan dukungan senilai total 88 juta rupiah untuk pembangunan kumbung (tempat budidaya jamur kayu) serta modal usaha. “Kami juga turut membentuk dan membina KTH jamur kayu milenial dengan kolaborasi bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat. Selain itu, kami pun menyelenggarakan pelatihan mengenai perencanaan bisnis dan pencatatan keuangan bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan ESDM Kabupaten Sukabumi.” terang Somchai.

Sementara itu, Ridwan Kamil selaku Gubernur Provinsi Jawa Barat mengatakan “Indonesia sebagai negara agraris memiliki potensi yang sangat besar dalam peningkatan ekonomi melalui sektor pertanian. Namun, kini, tidak dapat dipungkiri bahwa minat generasi muda untuk bertani semakin berkurang. Oleh karena itu, program pemberdayaan masyarakat yang berfokus untuk mengembangkan para petani milenial seperti yang diinisiasikan oleh SCG ini sangat bermanfaat guna memotivasi para pemuda untuk bertani. “Hal ini sangat kami apresiasi dan kami harap dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha dan indrustri lain di Indonesia khsususnya di Provinsi Jawa Barat”, ujarnya.

Pengembangan Budidaya Jamur kayu yang dilakukan oleh KTH Harapan Maju ini diketuai oleh Hamdani yang memperoleh inspriasi dari banyaknya limbah gergaji yang ia temukan di lingkungan sekitar rumahnya serta tingginya angka pengangguran di desanya. Kini Hamdani telah berhasil mengajak 9 pemuda di Desa Wangunreja untuk bersama-sama membangun KTH jamur kayu dan mengembangankan usaha ini sehingga mendatangkan manfaat secara ekonomi.

“Program yang digagas oleh SCG dan pemerintah terkait telah membawa perubahan besar bagi saya dan para pemuda di Desa Wangunreja. Saya dapat mewujudkan mimpi dan mengembangkan passion dalam bertani hingga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi pemuda-pemuda di sini. Saya berharap tidak ada lagi generasi milenial yang malu untuk bertani karena sektor ini bukan hanya dapat menghidupkan diri sendiri, tapi juga memajukan Bangsa indonesia.” ungkap Hamdani, Ketua KTH jamur Kayu Harapan Maju Desa Wangunreja, Kabupaten Sukabumi.

“SCG terus berupaya untuk mendukung kemajuan masyarakat khususnya di tempat kami beroperasi melalui program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan dengan mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan dalam peningkatan ekonomi NU produktif, pendidikan, infrastruktur, kesehatan, agama serta budaya” pungkas Somchai.

(Achmad Hidayat/red.2)