Satgas Covid-19 Mengatakan Kasus Aktif Corona di Depok Masih Tinggi

74

Jakarta, BERANTAS

Kasus aktif Corona di Depok tertinggi secara nasional disampaikan jubir Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito, Kamis (5/8).

Wiku menyampaikan data per tanggal 1 Agustus 2021, dari 510 kabupaten/kota terdampak, Kota Depok mencatatkan kasus aktif tertinggi dengan 27.389.

Satgas Penanganan COVID-19 tingkat pusat menyampaikan wilayah Kota Depok menyumbang kasus aktif Corona tertinggi dari seluruh wilayah kabupaten/kota di Indonesia.

Sementara itu Satgas Penanganan COVID-19 Kota Depok memberikan penjelasan bahwa ada selisih data kasus aktif dengan satgas pusat.

“Secara nasional lima besar kabupaten/kota yang memiliki kasus aktif tertinggi adalah Kota Depok dengan jumlah kasus 27.389 kasus aktif. Kota Bekasi dengan jumlah 22.674 kasus aktif,” kata Wiku dalam akun YouTube BNPB.

“Kasus aktif Kota Bandung dengan jumlah 15.151 kasus aktif. Kabupaten Bantul dengan kasus 14.760 kasus aktif. Kota Tangerang Selatan dengan jumlah kasus 11.180 kasus aktif,” kata Wiku.

Sementara itu, jubir Satgas Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana, mengatakan data kasus aktif di Depok yang dilaporkan Satgas COVID-19 pusat mengalami selisih dengan data Depok. Saat ini kasus aktif di Depok sebanyak 9.518.

“Data yang dirilis jubir Satgas COVID-19 di tingkat nasional kemarin belum mencerminkan data di Kota Depok. Terdapat selisih 17.413 orang dari data kami, sehingga terlihat Kota Depok memiliki kasus aktif yang tinggi,” tutur Dadang, Jumat (6/8).

Perbedaan data tersebut, menurut Dadang, sudah pernah disampaikan ke Satgas COVID-19 pusat. Namun hingga kini permasalahan perbedaan data tersebut masih sering terjadi, terutama di Kota Depok.

(Achmad Hudori)