Sai Batin Adat Karya Kartadilaga Marga Pulau Pisang Kabupaten Pesisir Barat Lampung Beri Gelar Adat ‘Ratu Mustika Kartadilaga’ Kepada Puan Maharani

194

berantasonline.com (Pesisir Barat, Lampung)

Kedatangan Puan di Lamban Gedung Kartadilaga diawali dengan penyematan Kain Adat Tapis yang bertuliskan Kartadilaga Khas Sai Batin adat Marga Pulau Pisang disematkan oleh Hj.Emnayati, S.Pd., MM Gelar Batin Surya, Pemapah Adat Sai Batin Karya Kartadilaga. Dilanjutkan sambutan dengan Tari adat.

Kedatangan Puan Maharani disambut meriah warga yang saling sapa dengannya. Puan datang bersama Suami Hapsoro Sukmonohadi, Puteri Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari, Kerabat Isma Yatun, Ista Siti Nurhaza, Sarie dan Purwadi Arianto.

Hadir Anggota DPR RI Mukhlis Basri, Stafsus Menkopolhukam Erwin Moeslimin Singajuru, Pj Bupati Pesisir Barat Bambang Soembogo, Bupati terpilih Pesisir Barat Agus Istiqlal, Oking Ganda Miharja dan Rifzon Efendi.

Pemberian gelar adat kepada Puan Maharani sebagai keturunan Sai Batin Karya Kartadilaga Marga Pulau Pisang berlangsung dalam upacara adat Sai Batin Karya Kartadilaga di Lamban Gedung Kartadilaga, Pulau Pisang, Krui, Pesisir Barat, Lampung.

Acara yang berlangsung sederhana, terbatas dan menerapkan protokol kesehatan tersebut dipimpin Sultan Hidayat Kartadilaga Gelar Demung Tinggi Laksana X dihadiri 12 kepala suku adat dilingkungan adatnya di Pulau Pisang.
Menurut Sultan Hidayat, nama Puan tertulis dalam silsilah keluarga atau Tambo di Lamban Gedung Kartadilaga.

“Joesaki yang asli Pulau Pisang menikah dengan Taksiah dari Batipuh, Tanah Datar, Sumatera Barat. Dari Pernikahan itu, lahirlah Hamzatoen Rosjda yang menikah dengan Tjik Agoes Kiemas. Pasangan itu mempunyai anak, salah satunya Taufiq Kiemas, ayah Puan Maharani,” ujar Sultan Hidayat, Minggu (11/4/2021).
Pemberian gelar nama adat keluarga merupakan hasil Keputusan Himpun atau rapat adat Sai Batin Karya Kartadilaga pada 9 April 2021.
“Kesepakatan 12 suku yang dipimpin Sultan Hidayat Kartadilaga Gelar Demung Tinggi Laksana X. Demi kesinambungan, Kerukunan, Keutuhan dan Kehormatan Keluarga Besar Sai Batin Karya Kartadilaga, Memutuskan memberi gelar adat kepada Suami : Hapsoro Sukmonohadi bergelar Suntan Surya Kartadilaga dan Istri : Dr. Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi, S.I.Kom. bergelar Ratu Mustika Kartadilaga,” Ujar Sultan Hidayat Kartadilaga.

Puan Maharani mengaku senang bisa berkumpul dengan keluarga besarnya.

“Terima kasih atas pemberian gelar ini. Semoga makin mempererat silaturahim Keluarga Besar Sai Batin Kartadilaga,” Ungkap Puan.

Selanjutnya, Puan berziarah ke makam keluarga besarnya yang dimakamkan di pemakaman Keluarga Desa Sukamarga Pulau Pisang.

Puan juga ziarah ke Makam leluhurnya Karya Kartadilaga Kepala Marga Pulau Pisang dengan Beslit 24 Desember 1834.

Puteri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu juga membagikan makanan ringan dan cokelat kepada anak anak yang ditemuinya sepanjang perjalanan. (*)