Roadshow Perdana Sekda Kota Bogor, Dishub Diminta Tuntaskan Program Prioritas Bidang Transportasi

67

berantasonline.com Bogor

Syarifah Sofiah Dwikorawati mengawali debutnya sebagai Sekretaris Daerah Kota Bogor usai dilantik tanggal 1 Oktober 2020 lalu, mulai berkeliling melakukan roadshow ke tiap SKPD.

Rapat kerja pertama dengan jajaran instansi dilingkungan Pemerintahan Kota Bogor, dimulai dari Dinas Perhubungan, Senin (5/10) bertempat di Gedung Pengujian Kendaraan Bermotor Jl. Raya Tajur.

Dalam rapat tersebut, Syarifah menekankan pada Dishub untuk mentuntaskan program prioritas Pemkot Bogor di Bidang Transportasi.

“Apa lagi transportasi merupakan program skala prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang menempati urutan pertama dari enam program prioritas lainnya. Penataan transportasi menjadi penilaian terhadap kinerja Pemerintah Kota Bogor secara keseluruhan,” jelas Sekda.

Menurutnya, pasti ada jalan bagi setiap program dan kegiatan, mana kala diimbangi dengan etos kerja yang konsisten.

“Yang menjadi masalah satu persoalan atau program jika ditinggalkan maka akan menumpuk dengan pekerjaan-pekerjaan yang lain, akhirnya muncul masalah, sehingga ketika kembali akan dibahas, masanya sudah lewat. Karena itu saya harap mari kita sama-sama saling mengingatkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Bogor, Eko Prabowo memaparkan berbagai program dan kegiatan diantaranya reduksi angkot, kajian trem, terminal batas kota, pengaturan parkir, TOD hingga launching dua sistem inovasi digital, yakni Sistem Informasi Manajemen Pengujian Kendaraan Bermotor (SIMA Pangeran), dan Smart Parking System (SPS) yg merupakan sistem pelayanan berbasis elektronik untuk pembayaran retribusi parkir tepi jalan non-tunai hasil kolaborasi Dishub dan Bank BJB.

“Sejak awal menjabat Kepala Dinas Perhubungan, saya mengajak jajaran berkomitmen untuk memiliki rasa kepercayaan sebagai modal dasar. Jika itu tidak ada, program sebagus apapun akan gagal. Dan sekarang Alhamdulillah, dengan rasa saling percaya program prioritas Dinas Perhubungan bisa kita lalui bersama, bahkan ada yg tanpa anggaran, yakni reduksi angkot 2 : 1,” kata Eko.

Dengan program sistem reduksi 2 : 1, saat ini menurutnya jumlah angkot di Kota Bogor menjadi 3.312 angkot atau berkurang sebanyak 100 angkot dari 3.412 angkot.

Kunjungan Sekda Kota Bogor ke kantornya merupakan bentuk motivasi bagi Dishub Kota Bogor dan jajaran dalam melaksanakan program serta kegiatan.

Di akhir pertemuan, Sekda tidak lupa mengungkapkan apresiasi bagi Dishub Kota Bogor yg telah melaksanakan program reduksi angkot.

(Ii Syafri)