Road Show Wagub Lampung di Kabupaten Pesisir Barat

121

Berantasonline.com.(Pesisir Barat)–

Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal menghadiri Road show wakil gubernur Lampung Nunik Chusnia ke kabupaten Pesisir Barat, Senin (20/1) di Pekon Pagar Bukit kecamatan Bangkunat.

Wagub mengawali Kegiatan dengan senam berjaya sekitar lebih kurang 30 menit dan selanjutnya ditemani Bupati Agus Istiqlal, mengunjungi stand yang ada di lokasi Road show.

Disampaikan Bupati dalam sambutanya, atas nama pemerintah kabupaten Pesisir Barat mengucapkan selamat datang kepada Wakil gubernur Lampung Nunik Chusnia dan rombongan di kabupaten Pesisir Barat.

Melalui program pengembangan kabupaten/ kota layak anak (KLA), dan gerakan masyarakat Lampung bebas Stunting serta pasar murah, adalah dalam rangka mendukung percepatan pelaksanan program kerja Gubernur dan wakil Gubernur Lampung.

Masih kata Bupati, kabupaten Pesisir Barat sendiri sudah menjalankan beberapa program diantara yaitu ;
Pengembangan kabupaten/ kota layak anak (KLA) yang sudah dimulai pada tahun 2017 lalu yang anggotanya terdiri dari 30 wakil dinas/ lembaga terkait.

Dalam upaya mewujudkan KLA ada beberapa indikator yang harus dipenuhi pemerintah kabupaten . Kabupaten Pesisir Barat sendiri telah melakukan beberapa upaya diantaranya ;

1. Dengan melakukan sosialisasi ke kecamatan dan pekon se-kabupaten Pesisir Barat.
2. Mendorong peran orang tua dalam menjaga anak-anak serta menjamin pemenuhan pendidikan anak.
3. Pemberian makanan tambahan untuk anak dibeberapa sekolah dasar sebagai upaya meningkatkan kesehatan gizi anak.
4. Mendorong masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan ramah untuk anak-anak. Dan kedepannya kabupaten Pesisir Barat akan terus berupaya mewujudkan Pesisir Barat sebagai kabupaten Layak Anak.

Dan berikut upaya upaya yang telah dilakukan kabupaten Pesisir Barat dalam mengatasi Stunting ;

1. Peningkatan penyediaan air minum dan sanitasi berupa akses air minum yang aman dan sanitasi yang layak.
2. Peningkatan akses Keluarga Berencana (KB) serta kualitas pelayanan gizi dan kesehatan.
3. Peningkatan kesadaran, komitmen, dan praktek pengasuh gizi ibu dan anak melalui sosialisasi dan penyuluhan yang dilakukan dinas kesehatan.
4. Penyediaan makanan tambahan yang bergizi serta pemberian suplemen gizi pada ibu hamil dan anak balita.
5. Peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat.

“Dengan upaya upaya tersebut, diharapkan masyarakat kabupaten Pesisir Barat dapat terbebas dari masalah Stunting”, pungkas Bupati.

(Benk)