Ratusan Warga Desa Seuat Serang Tolak Pembangunan Peternakan Ayam

251

berantasonline.com (Banten) – 200 orang warga Desa Seuat Kecamatan Petir Kabupaten Serang Provinsi Banten bersama Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup Indonesia (LPLHI), Kamis (6/9) melakukan aksi demo ke pendopo Bupati serang depan alun alun, untuk memprotes dibangunnya perusahaan ternak ayam di desa seuat yang di duga milik perusahaan asing.

Ketua aksi demo Jaenudin, SH mengatakan terjadinya aksi ini dilatar belakangi tidak adanya sosialisasi pembangunan peternakan ayam kepada warga sekitar, dan di duga belum mengantongi izin, “Serta lokasinya berdampingan dengan sarana pendidikan dan pondok pesantren”, ungkapnya di saat orasi tersebut.

Koordinator aksi Helmi Anto, meminta kepada Pemkab Serang untuk menyetop aktivitas kegiatan pembangunan di lokasi karena dampaknya dapat mengganggu pada lingkungan sekitar.

Pandji Tirtayasa Wakil Bupati Serang bersama Ketua DPRD Muhlisin di dampingi anggota DPRD kabupaten serang Eko, dari komisi 4 menemui aksi unjuk rasa tersebut.

Dikatakan Pandji, sepanjang warga menolak, pemerintah kabupaten serang tidak akan memberikan izin kepada perusahaan peternakan, “Karena dampak dari perusahaan ternak dikhawatirkan akan mengganggu terhadap lingkungan sekitarnya”, jelasnya.

Lahan yang akan dibangun peternakan ayam.

Selanjutnya, Kepala Desa Seuat Usup mendukung aksi demo warga tersebut,  “Saya tidak keberatan itu sah sah saja karena pro dan kontra itu pasti ada, seharusnya perusahaan menyelesaikan perizinannya terlebih dahulu sebelum kegiatan pembangunan di laksanakan”, tuturnya.

Usup menambahkan, tidak menutup kemungkinan memang surat perizinan masih sedang dalam proses, “dan perusahaan itu milik orang Turki”, ungkapnya.

(Rais/Nuri.w)