Puluhan Hektar Sawah Pekon Mon Ngambur Tidak Teraliri Air Irigasi

123
Pengasuh/pimpinan Ponpes Tarbiyatul A'maal KH. Muhammad Soleh, Kades Cikeas Ervan Sulaeman dan Babinsa Cikeas Sadiman.

berantasonline.com (Krui) – Petani di Pekon Mon, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, mengeluhkan perihal sawah mereka  yang tidak bisa garap karena tidak teraliri air dari bendungan irigasi way mendati.

Hal ini di keluhkan beberapa warga yang tidak mau namanya di sebutkan, yang sawahnya berada di atar (kawasan) sabah tuha, Pekon mon kecamatan ngambur.

“Luas hamparan sawah yang tidak teraliri air irigasi mencapai puluhan hektare. Kita sudah punya irigasi, yaitu bendungan irigasi way mendati, kapasitas bendungan nya pun, cukup besar, debit airnya cukup untuk mengaliri seluruh areal persawahan yang ada disini, tapi pada kenyataanya sawah kami tidak teraliri air irigasi tersebut”, jelasnya.

Menurutnya, hanya beberapa orang tertentu saja yang betul-betul menikmati irigasi. “Dulu pernah kita sampai kan ke pihak dinas pertanian pesisir barat, tapi dampak nya cuman dua bulan saja sawah kami terairi , setelah itu, sawah kami tidak lagi di aliri irigasi”, imbuhnya.

“Masyarakat disini sangat berharap kepada dinas pertanian kabupaten pesisir barat,dan instansi terkait lainnya, agar bisa memberikan solusi, supaya sawah kami bisa di garap kembali”, harap Mereka.

Ditempat terpisah, Sekeretaris Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir barat, Amir Hakim, melalui pesan WhatApp, mengatakan, pihak nya akan mengupayakan, dengan berkoordinasi terlebih dulu dengan bidang yang membawahi, supaya areal sawah yang terletak di atar (kawasan) sabah tuha pekon mon, kecamatan ngambur segera di aliri air dari bendungan way mendati.

“Disamping itu pemanfaatan irigasi oleh pihak tertentu saja tidak terjadi lagi”, tandasnya. (Benk)