Proyek Rabat Beton Pemangku Kamboja Pekon Padang Haluan Diduga Dikerjakan Asal Jadi

255

berantasonline.com (Krui Lampung) – Proyek fisik rabat beton menggunakan Dana Desa yang bersumber dari APBN TA 2017 di Pemangku Kamboja Pekon Padang Haluan, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten  Pesisir Barat, diduga dikerjakan asal jadi.

Dari pantauan wartawan berantasonline com dilapangan, permukaan rabat beton sepanjang 205 meter di pemangku Kamboja sudah terkelupas dan bolong-bolong, padahal baru beberapa bulan rampung dikerjakan.

Kepada berantasonline.com, tokoh masyarakat setempat, yang enggan indentitas nya disebutkan, sabtu (2/6) mengatakan, jalan rabat beton sepanjang lebih kurang 205 meter di pemangku Kamboja itu biaya nya cukup besar yakni Rp 183.038.550. “Padahal jalan rabat tersebut sebelumnya sudah di onderlagh, jadi pembangunannya gak dari nol, kemudian di tahun 2017 baru dikerjakan oleh pihak pekon. Sepertinya hanya di kasih semen tipis saja, maka nya cepat rusak, dan biaya sebesar itu, kalau buat rabat beton yang volume nya hanya sekitar 200 meter, hasilnya ya harusnya bagus dan kokoh, ini baru beberapa bulan saja udah hancur”, tuturnya dengan nada jengkel.

Menurutnya, peratin diduga tidak transparan dalam mengelola anggaran karena semuanya dikerjakan sendiri, “Makanya hasil pembangunan di pekon padang haluan kualitas nya buruk”, pungkasnya.

Sementara itu, Peratin Pekon Padang Haluan, Yurman saat di konfirmasi melalui sambungan telefon mengatakan, pengerjaan rabat beton sepanjang 205 meter di pemangku kamboja sudah sesuai spek.  “Ya kalau ada rusak-rusak itu wajar, jangankan kita, nabi sekalipun punya kesalahan”, kata Yurman berseloroh. (Benk/red.3)