Proyek Peningkatan Jalan Tegar Beriman Abaikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

41

Cibinong, BERANTAS

Proyek Peningkatan Jalan Tegar Beriman (Cibinong – Bojong Gede) yang dikerjakan oleh PT. Hutomo Mandala Sepuluh Sebelas dengan nilai pagu Rp 52.477.374.350,00 (LPSE) mendapat perhatian dari DPW Badan Advokasi Investigasi (BAIN) HAM RI Provinsi Jawa Barat.

Ketua DPW BAIN HAM RI Jawa Barat Fauzi Fatahillah mengatakan, dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi ada hal-hal yang perlu diperhatikan oleh penyedia jasa, seperti perlengkapan keselamatan kerja. “Dilapangan, kita bisa melihat ada pekerja yang tidak menggunakan safety head (Pelindung kepala) dan safety shoes (pelindung kaki), selain itu pekerja konstruksi harus memiliki sertifikat kompetensi di bidang konstruksi”, ungkapnya, Kamis (23/9).

“Itu baru dua poin yang belum maksimal dipenuhi dengan baik oleh penyedia jasa konstruksi, padahal setiap proyek yang dilaksanakan sudah dianggarkan khususnya untuk keselamatan dan kesehatan kerja (K3)”, tuturnya.

“Tindakan yang akan kita ambil dalam waktu dekat ini, kami akan melayangkan surat teguran kepada pemberi jasa konstruksi (DPUPR) dan juga penerima jasa”, pungkasnya.

Sementara itu, pantauan Wartawan BERANTAS dilokasi proyek, Jumat (25/9), tidak ditemukan plang K3 dan sejumlah pekerja nampak jelas memiliki resiko tinggi terjadinya kecelakaan kerja.

Sejumlah orang dilokasi proyek yang hendak diwawancara, tidak seorangpun yang bersedia memberikan keterangan.

(Achmad Hidayat/red.2)