Proyek Jaringan Irigasi P3-TGAI oleh P3A Kijaud Jaya Selesaikan Dikerjakan

40

berantasoline.com (kota serang Banten)

Kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat balai besar wilayah sungai Ciujung,Cidanau, Cidurian satuan kerja oprasi dan pemeliharaan sumber daya air Ciujung Cidanau Cidurian, telah sukses meluncurkan program infrastruktur berbasis masyarakat (IBM).

Dimana salah satu kegiatannya adalah program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI) tahun anggaran 2020.

Pelaksana p3A kijaud jaya, lokasi kegiatan D.I Ciujung, kelurahan warung jaud kota serang, titik koordinat awal : 6’4’38’ ‘5106’11’11’ ‘ titik koordinat akhir : 6’4’45’ ‘5106’11’9”.

P3A KIJAUD JAYA menyelesaikan pekerjakan pada 22 September 2020 mendapat apresiasi masyarakat petani pemakai air Program (P3-TGAI), menurutnya dengan memperbaiki, rehabilitasi jaringan irigasi sesuai dengan kebutuhan petani, area pesawahan sekitar 25 ht bisa di garap secara rutin.

“Mudah mudahan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, serta berkontribusi untuk ketahanan pangan”, ujar warga setempat.

P3A KIJAUD JAYA mengerjakan program (P3-TGAI) di lokasi kelurahan warung jaud ini, mendapat apresiasi pula dari beng beng selaku KMB balai besar Ciujung Cidanau Cidurian, juga Atmaja selaku konsultan controling SDA bagian kerja wilayah kota serang, dimana hasil pekerjaan p3A kijaud jaya dinilai sudah sesuai spesifikasi.

Disisi lain Sapri ,Spd,Msi selaku kepala kelurahan warung jaud kota serang, mengaku sangat mendukung dengan program P3-TGAI karena sangat membantu petani pemilik maupun penggarap sawah, “Saya harap program ini terus berlanjut karena masih banyak irigasi yang belum merata di bangun di lahan pesawahan”, tuturnya.

H.Rohili, ketua kelompok perkumpulan petani pemakai air (p3A) kijaud jaya berharap program tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh semua petani baik langsung maupun tidak langsung dari pengelolaan air dan jaringan irigasi yang meliputi pemilik sawah atau penggarap sawah.

“Semoga dapat meningkatkan hasil pertanian di kelurahan warung jaud dan sekitarnya yang penduduknya sebagian besar petani”, pungkasnya.

(RS)