Proses Evakuasi dan Pencarian Korban Longsor Cisolok Sukabumi Dinyatakan Selesai

85

Berantasonline.com (Sukabumi) – Sesuai pernyataan Bupati Sukabumi nomor 360/04/BPBD/2019 tertanggal 02/01/2019 dan Surat Keputusan Bupati Sukabumi, nomor 900/kep.19/BPBD/2019 tentang Komando Tanggap Darurat Bencana, yang menjelaskan bahwa masa tanggap bencana darurat tanah longsor di dusun Cimapag kampung Garehong rt 005/04 Desa Sirnaresmi Kec.Cisolok Kab. Sukabumi selama 7 hari terhitung mulai tanggal 31/12/2018 hingga 06/01/2019.

Oleh karena itu, maka Minggu 06/01/2019 kegiatan pencarian dan evakuasi korban telah dinyatakan selesai dan korban terakhir yang berhasil ditemukan yaitu a/n Aryanah, perempuan (55 th), korban ditemukan sekira pukul 10.15 wib. Dan korban yang belum diketemukan adalah a/n Ruhesih, perempuan (40 th).

Namun Sebelum dilaksanakan konfrensi pers Danrem 061/SK, Kolonel Inf Mohammad Hasan telah memimpin langsung rapat Tim evakuasi yang terdiri dari perwakilan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, Kepala Desa dan ahli waris dari keluarga yg belum ditemukan untuk mengevaluasi kegiatan hari ini dan membahas kelanjutan kegiatan berikutnya.

Dalam jumpa pers, Danrem menyampaikan bahwa tahap tanggap darurat sudah selesai pada hari ini, kemudian untuk pemulihan selama 40 hari kedepan akan dilanjutkan oleh BPBD Kab. Sukabumi, yaitu utk menyalurkan bantuan, serta kegiatan paska bencana. Untuk korban yang belum ditemukan pihak keluarga ahli waris disaksikan oleh Kepala Desa Sirnaresmi telah menyatakan ihklas untuk tidak dilanjutkan pencarian.

Selanjutnya kepada Tim Evakuasi, Danrem mengucapkan terimakasih atas kehadiran dan kerjasamanya sehingga kita dapat menemukan 32 korban dari 33 yang hilang tertimbun longsor, “Untuk anggota TNI yang terlibat silahkan kembali ke Kesatuan masing-masing dan cek perlengkapan yang ada serta perhatikan keselamatan selama perjalanan kembali”, ujar Danrem.

(Penrem 061/SK/Not)