PPKM Diluar Jawa Bali Diperpanjang Hingga 2 Minggu

31

Jakarta, BERANTAS

Pemerintah memperpanjang lagi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 untuk Jawa-Bali.

Perpanjangan diberlakukan dari tanggal 16 hingga 23 Agustus.

Hal ini disampaikan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dalam konferensi persnya, Senin (16/8/2021).
“Atas pentunjuk dan arahan Presiden, maka PPKM Level 4,3 dan 2 di Jawa Bali diperpanjang sampai 23 Agustus 2021,” kata Luhut.

Luhut mengatakan, penerapan perpanjangan PPKM sampai 16 Agustus 2021 sudah cukup menunjukkan hasil yang baik. Ada penurunan kasus konfirmasi hingga 76% sampai 15 Agustus 2021.
Sementara, tren positivity rate juga terus turun.

Sebagai informasi tambahan, Kementerian Kesehatan mencatat pada hari ini 16 Agustus 2021 ada 17.384 kasus Covid-19 baru. Dengan begitu jumlah kasus Covid-19 yang tercatat sepanjang pandemi Covid-19 di RI sebanyak 3.871.738 orang.

Kabar baiknya, pasien sembuh bertambah 29.925 orang hari ini sehingga jumlahnya 3.381.884 orang. Tingginya angka kesembuhan juga berkontribusi pada turunnya angka kasus aktif atau pasien yang membutuhkan perawatan. Kini kasus aktif di Indonesia mencapai 370.021 orang.

Sayangnya, kasus kematian juga masih terus bertambah dan masih di atas 1.000 orang setiap harinya. Hari ini kasus kematian bertambah 1.245 orang, sehingga totalnya 118.833 orang.

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-4 oleh pemerintah di sejumlah daerah ternyata mulai berimbas pada berkurangnya tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) di wilayah Jawa.

Selain itu Koordinator PPKM Luar Jawa-Bali Airlangga Hartarto juga mengatakan, penerapan PPKM di luar Jawa Bali diperpanjang hingga 23 Agustus 2021.

“Khusus di luar Jawa-Bali akan diberlakukan perpanjangan selama 2 minggu. Yaitu tanggal 10 sampai 23 Agustus,” ujar menko perekonomian itu dalam konferensi pers secara virtual, Senin (9/8).

Airlangga memaparkan, keputusan perpanjangan PPKM selama dua pekan untuk luar Jawa Bali karena di wilayah tersebut mengalami kenaikan angka penularan yang cukup tinggi.

Selain itu, secara geografi yang bersifat kepulauan, proses pengawasan dan pengentasan penularan pandemi Covid di luar Jawa-Bali perlu proses yang lebih panjang.

“Di luar Jawa karena nature kepulauan dan wilayah luas, maka akan diperpanjang selama 2 minggu,” tuturnya.

(Achmad Hudori)