Polresta dan Ulama Bogor Deklarasi Anti Hoax, Tolak Masjid Jadi Tempat Politik

62

berantasonline.com (Bogor) – Maraknya pemberitaan hoax atau berita bohong yang tersebar di media sosial (medsos) membuat Polresta Bogor beserta para alim ulama menggelar “Deklarasi Anti Hoax”. Deklarasi tersebut digelar di Lapangan Mako Polresta Bogor Jalan KS Tubun, Kedung Halang, Kota Bogor, Jumat 16/03/2018.

Hadir pada kegiatan ini, Ketua MUI Kota Bogor, KH. Mustofa Abdullah bin Nuh, Ketua DMI Kota Bogor dan para pimpinan pondok pesantren se-Kota Bogor.

Kapolresta Bogor Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan bahwa deklarasi ini merupakan bentuk nyata dan kepedulian bersama untuk memerangi berita bohong atau hoax yang beredar di media sosial,” ungkapnya usai acara kepada awak media.

Ulung mengungkapkan kegiatan ini juga sekaligus deklarasi terhadap penolakan tempat ibadah untuk dijadikan tempat politik bagi para paslon Walikota dan Wakil Walikota yang saat ini sedang berkampanye.

“Kita undang para alim ulama, untuk mendeklarasikan menolak tempat ibadah dijadikan tempat politik. Apalagi sekarang tahunnya politik,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, deklarasi ini bersifat penting karena untuk menciptakan Kota Bogor yang kondusif, aman dan nyaman meski sedang melaksanakan pilkada. Jangan sampai kegiatan Pilkada saling menjelek-jelekan atau memberikan informasi yang tidak benar yang membuat ujaran kebencian terhadap pasangan calon dengan mengatasnamakan agama atau masyarakat lainnya. (Manan)