Polres Metro Depok Ungkap Jaringan Prostitusi Online Di Apartemen Kalibata City

62

berantasonline.com (Depok)

Polres Metro Depok Kembali Ungkap Jaringan Prostitusi Online Di Apartemen Kalibata City, Setelah Mendapat Laporan Adanya Anak Hilang.

Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Azis Andriansyah mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan bahwa SJ (16) hilang tidak kembali setelah pergi bersama temannya MTG (16) pada malam tahun baru 31 Desember 2019.

“Sejak hari itu, korban tidak pulang hingga orang tuanya melapor ke pihak kepolisian,” kata Azis di Kantor Polrestro Depok, Kamis (23/1/2020).

Azis mengatakan, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan akhirnya korban ditemukan sedang berada di kamar apartemen bersama empat orang pria dan tiga orang wanita. SJ (16) diduga jadi korban jaringan prostitusi online.

Diduga SJ (16) akan dieskploitasi secara ekonomi ataupun seksual namun berhasil digagalkan oleh tim Srikandi Polres Metro Depok,” kata Azis.

Azis mengatakan, dugaan itu terungkap setelah melihat l nomor handphone korban yang digunakan oleh para jaringan prostitusi online ini untuk menawarkan jasa melayani pria hidung belang melalui aplikasi me chat.

“Mereka ada yang koordinir dan ditawarkan oleh seorang mucikari bersinisial JF (40) dan MTG alias FD (16) yang membawa korban sebelum malam tahun baru,” kata Azis.

Azis mengatakan, pihaknya untuk saat ini hanya menangani kejadian anak hilang tersebut.

“Terkait eksploitasi ekonomi maupun seksual itu ada di wilayah Jakarta Selatan. Kita akan lakukan kerjasama dengan penyidik Polres Metro Jaksel,” kata Azis.

Sementara itu pihaknya berhasil mengamankan tujuh orang yang berada di dalam apartemen tersebut terkait dugaan prostitusi online.

Ketujuh orang tersebut yaitu NF (19), JF (40), ZMF (19), MTG (16), NA (16), AS (18), dan JO (16). Demikian penjelasan dari Kapolres Depok Komisaris Besar Azis Andriansyah.

(Hudori/Red.1)