Polres Bogor Ungkap Kasus Pembunuhan Bocah Korban Sodomi

89

BOGOR – Berantasonline.com

Penangkapan kasus pembunuhan dan juga kekerasan seksual terhadap korban anak di bawah umur berinisial MM (11) yang dilakukan oleh J, berhasil ditangkap Polres Bogor di daerah Garut beberapa waktu lalu, Bogor, Senin (09/09/19).

Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky mengatakan meski awalnya sempat kesulitan mengungkap kasus pembunuhan dan kekerasan seksual di karenakan keluarga korban tidak mau dilakukan autopsi.

“Warga yang menemukan korban melihat ada kejanggalan dimana ditangan korban terdapat luka gigitan, dan dileher terdapat luka jeratan, akan tetapi atas permintaan keluarga bersikeras keluarga tetap melakukan penguburan terhadap korban,” ungkap Kapolres Bogor di Mako Polres Bogor, Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor.

Tepat seminggu setelah penguburan korban, kemudian keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian dan bersedia dilakukan autopsi.

“Kita terpaksa membongkar lagi kuburan untuk melakukan autopsi dan visum terhadap korban, dan kita kemudian melakukan penyelidikan dan Alhamdulillah kasus ini terungkap sehingga pada tanggal 03/09 pelaku berhasil ditangkap di wilayah Garut,” tutur Kapolres.

Adapun kronologisnya Awalnya korban MM (11th) pergi dari rumah pada hari Sabtu tanggal 03/08/2019 sekitar jam 20.00 WIB untuk mengikuti istiqosah, “namun setelah malam itu korban tidak pulang dan pada pagi harinya Minggu tanggal 04 Agustus sekitar jam 06.00 WIB korban ditemukan warga sudah tidak bernyawa,” ujarnya.

“Motif pelaku adalah kekerasan seksual dimana pelaku ini memiliki kelainan seksual, korban di sodomi sebanyak 3 kali, ini yang ke 3 kalinya, karena korban ingin melaporkan kejadian tersebut pelaku gelap mata kemudian membunuh korban,” pungkasnya.

Pelaku dikenakan Pasal 30 ayat 3 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 KUHP.

(Rh23)