Polda Jabar Diharapkan Usut Kasus Perumahan Abal-Abal Jampang Bogor

98

berantasonline.com (Bogor)

Kasus perumahan fiktif alias abal-abal yang merugikan konsumen Rp. 12 Miliar lebih di Desa Jampang Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor, bakal segera dilaporkan ke Polres Bogor dan Polda Jabar.

Menurut Bagus Haryanto sebagai juru bicara dari puluhan konsumen korban perumahan palsu tersebut, pihaknya dalam waktu dekat akan melapor kepada Polres Bogor dan Polda Jabar atas ulah Manajamen PT. ABI (PT. Alfatih Bangun Indonesia) Pimpinan M. Tan-tan tersebut, agar segera diusut sesuai hukum yang berlaku.

Menurut Bagus Haryanto di Kantor CV. Ariani Dalimunte Jl Pangeran Asogiri Tanah Baru Bogor, Sabtu (14/3), kejadian bermula pada tahun 2016 Pimpinan PT. ABI menggelar expose dihadiri Pejabat Pemerintah Desa Jampang Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor, tentang rencana membangun perumahan berkonsep islami, sehingga membuat para calon konsumen tertarik, apalagi melihat lokasi tanahnya yang bagus. “Enggak taunya tanah tersebut milik orang lain”, ujar Bagus.

Menurut keterangan, tercatat sebanyak 126 orang konsumen telah tertipu, “Mereka tersebar didaerah Kabupaten Bogor, Jakarta dan Bekasi, pokoknya Jabotabek, dan total uang yang sudah disetor sekitar Rp 12 Miliar”, kata Bagus.

Sementara itu, Hj. Lilis Ariani Dalimunte Direktur CV Ariani Dalimunte yang mendapat kuasa untuk mengurus penyelesaian kasus tersebut, mengatakan pihaknya tetap menuntut M.Tan Tan selaku Pimpinan PT. ABI untuk bertanggungjawab.

Apalagi sebagian konsumennya telah mengadu ke Polres Jakarta Selatan, karena sebagian korban adalah warga Jakarta Selatan.

“Mengingat locus kejadiannya di daerah Jampang Kemang Kabupaten Bogor Jawa Barat, maka persoalannya akan dibawa ke Polda Jabar, bila perlu sampai ke Mabes Polri”, pungkas Bagus Haryanto.

Sementara itu, M. Taufik salah seorang konsumen menuturkan, sudah membayar Rp 81 juta sejak tahun 2016, ada juga Ny. Shopiah telah kehilangan uang tidak sedikit, tapi perumahan yang dijanjikan itu ternyata bohong belaka,

“Bangunan yang dijanjikan selesai tahun 2018,hanya omong kosong doang”, katanya.

Kantor PT. ABI yang berada di Ruko Graha Kartika Blok F.5 Bojog gede Bogor kini dalam keadaan kosong melompong ditinggal penghuninya.

(Bust)