Peternak Koi Kabupaten Sukabumi Mampu Bertahan Dimasa Pandemi

49

Sukabumi, BERANTAS

Kondisi perekonomian yang merosot dimasa pandemi, rupanya tak berpengaruh bagi peternak ikan koi di Kabupaten Sukabumi.

Salah seorang petani koi bernama Deni menuturkan, lahan empang miliknya yang terbentang seluas lebih dari 3000 meter persegi, jadi lahan penghasilan sampingan buat Kang Deni dengan membudidaya kan ikan Koi di Kampung Selajambe RT 10/RW 04, Desa Selajambe, Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi.

Ikan koi sebanyak 2000 ekor dalam satu Empang seluas 1000 meter persegi, bisa di panen dalam 4 bulan sekali.

Hasil dari pembudidayaan dalam per 2000 ekor bisa menghasilkan keuntungan lebih dari 70 – 80 persen dari modal awal, dengan Omzet di atas 20 juta

Ketika di temuinya oleh wartawan Berantas di Empangnya,Jumat (15/10/21), Deni mengatakan bahwa peminat ikan Koi cukup banyak, di samping Hobby, terkadang ada event melombakan ikan Koi antar provinsi dengan hadiah yang cukup menarik.

“Ada beberapa tingkatan dari ikan koi sendiri, mulai dari tingkatan paling bawah (Level 1) sampai tingkatan tertinggi (level 4), di lihat dari body dari ikan koi, warna dasar dan kombinasi warna”, ujar Deni yang berniat mencalonkan Kades di tahun mendatang.

Deni yang merupakan pengurus inti sebagai Bendahara Lembaga Advokasi Konsultasi Hukum Indonesia (LAKHI) DPD Kabupaten Sukabumi, berniat mengembangkan usaha ikan Koi lebih profesional dibawah Naungan LAKHI DPD Kabupaten Sukabumi melalui bagian jasa dan usaha.

Sosok Deni bisa dijadikan contoh wirausaha dalam menghadapi pandemi COVID 19 yang belum juga selesai sampai hari ini.

(Achmad Hidayat)