Perkara Novel Baswedan di Evaluasi Komisi Kejaksaan

19

berantasonline.com (Jakarta)

Walaupun Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Hari Setyono mengatakan Jaksa Penuntut Umum telah sesuai dengan fakta persidangan. Namun Komisi Kejaksaan akan tetap mengadakan evaluasi terhadap Jaksa Penuntut Umum dalam perkara Penyiraman air keras kepada Penyidik KPK Novel Baswedan.

Ketua Komisi Kejaksaan kepada Wartawan Minggu (14/6) dalam pelaksanaan evaluasi tersebut Komisi Kejaksaan tidak boleh mempengaruhi kemandirian Jaksa dalam penuntutan. Karena itu kami wajib menunggu putusan pengadilan agar evaluasi berjalan konprehensif, proposional dan obyektif, katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa Tim Penuntut Kejaksaan DKI Jakarta terdiri dari Ahmad Patoni, Satria Irawan dan Fedrik Adhar telah dalam requisitornya telah menuntut dua terdakwa pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan yakni Rahmat Kadir Sapuletta dan Ronny Bugis dengan penjara 1 tahun.

Adanya tuntunan ringan tersebut telah menuai protes dari.berbagai kalangan, bahkan Novel Baswedan sebagai korban penganiayaan berat tersebut mendesak Presiden Joko Widodo untuk turun tangan membenahi sistem hukum yang dianggapnya compang camping, demi nama baik Presiden Joko Widodo sendiri, kata Novel Baswedan.

(M.Soleh/Hamdan/red.1)