Peringati Hari Wayang Sedunia, PSB Jabar Berikan Cindramata Untuk Putra Giri Harja 3

116

Berantasonline.com Bandung-Bertepatan dengan hari wayang dunia yang jatuh pada hari ini, 7 November 2018, tiga dalang dari Giri Harja meriahkan acara yang digelar malam ini di Padepokan Giri Harja Kp Giri Harja Desa Jelekong Kec Baleendah Bandung Jawa barat, Rabu 07/11/2018.

Pementasan wayang golek serta wayang Kulit priangan dengan lakon ” Kumbakarna Gugur ” dan ” Jaya Perbangsa ” dibawakan dalam satu panggung oleh tiga dalang muda, Ki Bhatara Sena, Wishnu Irwan Sunarya dan Yogaswara Sunandar Sunarya.

Malam ini kita memperingati hari wayang sedunia karena 15 tahun yang lalu pada tanggal 07 November 2003 UNESCO telah mengakui wayang Indonesia sebagai karya agung warisan  budaya lisan dan harta benda manusia, kemudian setelah tahun 2008 ada pergantian di UNESCO untuk pengakuan terhadap Wayang Indonesia dalam daftar refresentatifnya,hanya penggantian sistemnya saja yang berubah di UNESCO.

Disampaikan oleh ketua penyelenggara Sarah Anais Andrieu wanita kelahiran Francis ini,” ini adalah kesadaran bagi kita semuanya terhadap budaya Indonesia khususnya di Giriharja sebagai pusat dan icon wayang golek, karena disini terlahir dari dinasti Sunarya yang sudah memelihara, mengembangkan wayang golek menjadi kebudayan sunda di Jawa Barat sampai bisa go internasional “, ucap istri seorang pemain nayaga Putra Giri Harja 3 ini.

Lanjut sarah, karena diawali dengan rasa kecintaan dengan budaya sunda khususnya wayang golek mulai meneliti dari tahun 2005 kemudian sejak tahun 2006 sudah menetap disini,
sekaligus menulis detertasi penelitiannya tentang wayang golek Saya berharap terus maju dan berkembang,mampu beradaftasi dengan perkembangan zaman.

Ki Akew selaku ketua Umum Pencinta Seni Budaya Jawa Barat ( PSB JABAR ) dalam wawancara khususnya dengan awak media di lokasi acara “Hajat ” Giri Harja, “Wayang dipandang sebagai Seni Budaya yang luar biasa, karena mampu memberikan pendidikan moral dan budi pekerti untuk menyampaikan nilai-nilai keindahan/kemuliaan dalam masyarakat”, ungkapnya.

Pagelaran wayang golek ini juga dihadiri dari berbagai kalangan baik kaum tua maupun kaum muda serta dari beberapa paguyuban pencinta kesenian tanah sunda termasuk dari PSB JABAR dari Bogor.

Pada kesempatan itu pula pihak PSB Jabar melalui Ki Akew memberikan cindramata kepada Putra Giri Harja 3 Ki dalang Dadan Sunandar Sunarya, sebagai tanda bukti kecintaan dan apresiasi terhadap pewayangan, semoga harapan kedepannya selain sebagai hiburan suguhan kesenian ini menjadikan ikon bagi kebudayaan di Jawa Barat. (DG79)