Perguruan Pencak Silat Putra Kencana Muda Kota Bogor Berdiri

50

berantasonline.com Bogor

Kamis, 12/11/ 2020 Untuk menjaga kelestarian Budaya Sunda dalam hal per Silatan serta mempertahankan kearifan Sunda dalam bidang Silat, sebagai warisan leluhur Para Orang Tua Dulu. Perguruan Pencak Silat Putra Kancana Muda (PKM) Indonesia, kini di Kota Bogor, telah terbentuk dan berdiri setelah diserahkan nya.

Surat Keputusan (SK) Nomor : skep 15/P/PPS-PKMI/VIII/2020, tanggal 15 Agustus 2020, tentang Pengesahan Komposisi dan Personalia Dewan Pengurus Daerah Perguruan Pencak Silat Putra Kancana Muda (PKM) Indonesia Kota Bogor masa bhakti 2020 – 2025.

SK tersebut, ditanda tangani Ketua Umum Pimpinan Pusat Pergurusn Pencak Silat PKM Indonesia Hendra Daeng.

Perguruan Prencak Silat PKM Indonesia Cabang Kota Bogor itu, ditetapkan, Berry Harry Murti, sebagai Ketua, Nazirudin, sebagai Wakil Ketua, Anas Sandy Suhendra Sekretaris, Ustad Amir Bendahara dan RA. Susantie Soeriadi ditetapkan Wakil Bendahara.

SK itu juga di lengkap beberapa Seksi Bidang yakni, Bidang Pembinaan Seni Budaya Dermawan Kodok, Bidang Humas dan Promosi, H. Deden, Bidang Mental dan Spiritual Ii Syafrillah, Perlengkapan Kesuma Wijaya, Bidang Pembinaan Prestasi TB. Briand G Natanegara dan Lembaga Pelatih Hagy, Teddy dan Mahesa
Surat Keputusan itu juga tertera nama nama pesilat beken Kota Bogor yang dipercaya menjadi Pembina dan Penasehat, diantaranya.

Mantan Pesilat dan Wasit Pencak Silat Internasional H. Basuki Mpd. tokoh persilatan H. Suherdi, H. Ahyar Matondang dan Jacky Wijaya.

Menurut rencana, para pengurus Perguruan Pencak Silat PKM Indonesia Cabang Kota Bogor ini, dalam waktu dekat akan segera melakukan konsolidasi organisiasi serta melakukan kegiatan pembinaan berupa Pelatihan Terompet Pencak Silat yang dinilai mulai langka, rencananya bekerjasama dengan Pengcab IPSI Kota Bogor dan Dinas Pariwisata setempat.

“Insya Allah, setelah konsolidasi organisiasi selesai, kami akan segera mengadakan kegiatan pembinaan berupa pelatihan Tarompet Pencak Silat,” kata Darmawan Kodok.

(Ii Syafri)