Penyuluhan Pertanian, Kegiatan Non Fisik TMMD Ke-110 TA 2021 Kodim 0607/Kota Sukabumi

33

berantasonline.com (Sukabumi) – Kegiatan non fisik TMMD ke-110 Kodim 0607/Kota Sukabumi gandeng Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi berikan Penyuluhan Pertanian demi membuka wawasan masyarakat, bertempat di Aula Kantor Desa Sundawenang Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi yang diikuti sekitar 50 orang, Sabtu (27/3/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pasiter Kodim 0607/Kota Sukabumi Kapten Inf A. Samas, Kepala Desa Sundawenang Wahid, S. Ip., MH., Perangkat Desa Sundawenang, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Taufik menyampaikan, Pertanian adalah pemanfaatan lahan untuk menghasilkan pangan dan bahan industri bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Indonesia disebut sebagai negara agraris karena sebagian besar masyarakat di Indonesia memiliki latar belakang mata pencaharian dengan cara bercocok tanam atau bertani. Indonesia yang kaya akan sumber daya alam ini menjadi salah satu investasi negara.

“Sebagai negara agraris, banyak peluang untuk memanfaatkan lahan yang bisa menghasilkan pangan dan bahan industri demi memenuhi kebutuhan manusia. Sumber daya alam Indonesia, itu investasi kita”, terangnya.

Jika bicara mengenai pertanian, yang akan ada dipikiran masyarakat adalah desa, ladang, sawah luas, hijau, topi caping, cangkul, kerbau, membajak, dan lain sebagainya. Padahal bukan itu saja.

Lebih lanjut Taufik memaparkan, Pekerjaan seorang petani memang terfokus pada merawat sumber daya alam yang dimiliki untuk kemudian melakukan proses panen atau produksi, didistribusikan kepada konsumen biasanya melalui pasar, dan terakhir dapat dikonsumsi oleh konsumen. Seorang petani harus pandai dalam memahami keadaan atau situasi yang ada di area pertanian termasuk cuaca alam.

“Pertanian itu bukan hanya mengolah ladang, sawah dan kebun. Tapi dengan memelihara hewan ternak juga itu bagian dari pertanian”, paparnya.

Seperti halnya dalam memilih Domba pejantan yg unggul itu harus berumur 1,5 – 2 tahun, memiliki tubuh besar sesuai umurnya, sehat, relatif panjang dan tidak cacat, memiliki dada yang lebar, memiliki kaki lurus dan kuat, gerakan yg lincah, memiliki tumit yang tinggi, memiliki penampilan yang gagah, memiliki nafsu kawin yang aktif dan besar, memiliki buah zakar yang normal, memiliki alat kelamin yang kenyal dan dapat berereksi, memiliki bulu yang bersih dan mengkilat serta berasal dari keturanan domba yang baik.

“Kita harus paham dalam memelihara hewan ternak, salah satu contoh domba yang sedang birahi, itu bisa dilihat alat kelaminnya bengkak, basah, merah dan hangat, menggerak-gerakan ekor, diam bila dinaiki, gelisah dan nafsu makan turun”, pungkasnya.

(Riswan)