Pentingnya Keteladanan Orang Tua dalam Menumbuhkan Fitrah Seksualitas

126

(oleh : Finny Hiraini, IIP Bogor)

Setiap anak terlahir dalam keadaan fitrah

Secara bahasa, Fitrah berasal dari akar kata (fa-tho-ro) dalam bahasa Arab (فطرة) yang berarti membuka, menguak, menumbuhkan, terbit, juga berarti perangai, tabiat, kejadian, asli, agama, penciptaan, insting. Makna lain dari fitrah adalah keadaan yang suci. (Kamus المنجد)

Maka jika setiap anak terlahir dalam keadaan fitrah, berarti anak terlahir dalam keadaan suci, terinstall karakter, tabi’at, insting masing-masing, penciptaan memiliki potensi dan misinya masing-masing, senang membuka, menciptakan atau menguak/explore suatu hal.

Jika dalam fitrah keimanan orang tualah yang bertanggung jawab menjadikan anaknya beragama apapun, maka begitu pula terkait dengan fitrah seksualitas. Orangtua yang mengampu tanggung jawab mengenalkan seksualitas ini terhadap anaknya. Satu kewajiban yang akan dimintai pertanggungjawabannya kelak.

Pengajaran adab terbaik adalah *keteladanan.* Sebagaimana yang sudah kita ketahui, bahwa anak-anak tidak pernah salah mengcopy atau meniru. Jadi, tentu orangtualah yang pertama kali harus memberikan pengajaran dalam fitrah seksualitas ini. Dimulai dari bagaimana seorang ayah bersikap sebagai laki-laki, seorang imam, seorang qawwam, kepala keluarga yang bertanggung jawab terhadap anggota keluarganya. Dan ibu sebagai seorang yang feminim, penuh kasih sayang dalam mendidik, melayani seluruh anggota keluarga, ta’zim dan patuh terhadap ayah sebagai pemimpin.

Ketika orang tua sudah menjadi teladan bagi anak, maka fitrah anak yang senang explore sesuatu terutama di usia pre aqil baligh dan aqil baligh terkait dengan seksualitasnya dibahas, diarahkan dan diajarkan. Diantaranya adalah:
 Melatih anak meminta izin ketika masuk kamar orang tua
 Membiasakan anak menundukkan pandangan dan menutup aurat
Melatih anak tidur dengan posisi miring ke kanan (menjauhkan anak dari banyak bentuk penyelewengan seksual di waktu tidur)
menjauhkan anak dari ikhtilat bersama lawan jenis
mengajarkan QS An Nur untuk anak pre aqil baligh
memberi tahu tanda-tanda usia baligh, mengajarkan hak dan kewajiban yang dipikul di usia ini

Menumbuhkan fitrah seksualitas merupakan salah satu dari cara memelihara diri dan anak-anak kita dari ketimpangan, dari dosa, dari neraka.

Maka, bersungguh-sungguhlah didalamnya, berikan teladan dan pengajaran terbaik, karena syurga dan neraka sebagai taruhan.

Bimbing kami ya Rabb