Pengurus Baru Karang Taruna Pamijahan Dilantik

60

berantasonline.com (Bogor Barat)

Kepengurusan Karang Taruna Mandiri Desa Pamijahan Kecamatan Pamijahan Kab Bogor periode 2020-2025, resmi dilantik.

Acara pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Pamijahan, Kusnadi di Aula Kantor Desa Pamijahan, Jumat (11/09/2020).

Acara Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Karang Taruna desa Pamijahan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan diteruskan dengan pengucapan janji pengurus karang taruna, kemudian prosesi pelantikan dan penyerahan pataka karang taruna secara simbolis oleh kepala desa Pamijahan kepada Ketua Karang Taruna Mandiri Desa Pamijahan Idis Saputra.

Kepala Desa Pamijahan, Kusnadi menghimbau kepada pengurus karang taruna yang telah dilantik, agar bisa menjalankan fungsi masing masing dengan sebaik-baiknya.

“Karang Taruna adalah organisasi Sosial Kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggungjawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat, terutama generasi muda di wilayah Desa Pamijahan terutama dibidang usaha kesejahteraan sosial”, ujarnya.

Sebagai organisasi sosial, sambung Kades, para pemuda harus mampu memaksimalkan perannya sebagi simbol kepemudaan yang sosial yang mampu mempunyai mentalitas dan moralitas agar tidak melenceng.

Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Karang Taruna, desa Pamijahan Masa Bakti 2020-2025 berjalan lancar dan aman.

Ketua Karang Taruna terpilih Idis Saputra menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa Pamijahan yang memfasilitasi karang taruna dengan sangat baik, sehingga pelantikan dan pengukuhan dapat terlaksana dengan lancar.

“Pengurus karang taruna desa siap mendukung program-program desa Pamijahan, dan siap berkontribusi secara ekonomi, usaha mapun sosial sehingga dapat menjadi energi baru dalam membangun desa pamijahan”, ucap Idis.

Wakil Ketua Karang Taruna Kecamatan Pamijahan, Sabri Maulana Ibrahim menambahkan, bahwa karang taruna merupakan elemen pemuda paling potensial dalam pembangunan, karena indonesia mendapat bonus demografi dimana usia produktif membludak, maka perlu adanya perhatian penuh dari pemerintah pusat sampai ke pemerintah desa agar Pemuda bisa diberdayakan dan menjadi garda terdepan dalam pembangunan.

“Peningkatan kapasitas pemuda di kecamatan pamijahan harus jadi tanggung jawab bersama, Membangun infrastruktur itu bisa kapan saja hancur, tapi ketika kita membangun pemuda maka kita telah membangun peradaban dan bangsa” tutupnya.

(Asep Firdaos/AH/red.1)