Pengecoran TPT Legok Nyenang Diaduk Manual dan Gunakan Pasir Kualitas Rendah

94

Cisarua, BERANTAS

Pembuatan TPT Legok Nyenang di RT 01 RW 03 Desa Leuwimalang Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, memiliki nilai anggaran Rp 750.176000.00, dikerjakan oleh CV. Ratu Eva Karya Duta, dan sebagai Konsultan Pengawas PT. Angelia Oerip Mandiri.

Proyek dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupatan Bogor tersebut, memiliki masa pelaksanaan selama 90 hari kerja sejak tanggal 30 september 2021, dan sekarang masih dalam proses pengecoran TPT (Tembok Penahan Tebing)

Pantauan Wartawan Berantas dilapangan, pekerjaan kurang maksimal karena adukan cor dilakukan secara manual tidak menggunakan mixer.

Petugas Konsultan Pengawas dari PT. Angelia Oerip Mandiri, ketika ditemui Wartawan Berantas dilokasi proyek Rabu (10/11), mengaku bahwa pengecoran itu tidak boleh dikerjakan secara manual, karena hasil adukan kurang maksimal. “Iya memang seharusnya itu tidak boleh adukan manual”, ujarnya sambil terlihat bingung.

Sedangkan Pengawas Pelaksana maupun Juru Air tidak terlihat dilokasi proyek.

Pelaksana kegiatan bernama Jalu saat dikonfirmasi perihal tersebut melalui telpon seluler, dengan enteng mengatakan bahwa mesin mixer sedang rusak dan dalam perbaikan, “Nanti saya ambil, sedangkan pekerjaan harus terus berjalan jadi diaduk manual saja”, kata Jalu.

Sementara itu, jenis pasir yang digunakan yakni pasir merah berkualitas rendah, sehingga kekuatan beton diragukan dan diduga menyalahi spek.

(Helmi/Nurman/Ggh)