Pendapatan Sektor Non Pajak Tahun 2021 Tidak Tecapai, Diskominfo Pesibar Sumbang Nol Rupiah

195

Berantasonline.com. (Lampung)–

Hingga Kamis (16/12/202, dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kabupaten Pesiair Barat belum menyetorkan retribusi dari sektor non pajjak ke kas daerah, alias masih nol rupiah. Pendapatan dari sektor non pajak dimaksud adalah retribusi dari bidang pengendalian menara telekomunikasi.

Dasar retribusi perda nomor 20 tahun 2016 sebagaimana dirubah menjadi perda nomor 2 tahun 2021 tentang retribusi bidang pengendalian menara telekomunikasi.

Dikatakan Isnaeni Aditya Kasubid Retribusi Badan Pendapatan Daerah saat ditenui dikantornya Kamis (16/12) secara global Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi daerah tahun anggaran 2021 yang disetorkan sebelas SKPD ke kas daerah masih rendah. Dari target PAD sektor retribusi sebesar 2.058.233.050 realisasinya hanya mencapai Rp 857.407.975 atau hanya sekitar 41.66 persen saja.

Terkait rendahnya realisasi capaian PAD dari sektor retribusi dikarena ada kendala dimasing- masing SKPD, seperti di dinas PU target sebesar Rp 480 juta yang terealisasi hanya sebesar Rp 125 juta, Hal tersebut disebabkan banyaknya alat berat yang rusak, sehingga kerjanya tidak optimal. Terang Aditya.

Lanjut dia , dari 11 SKPD yang memiliki retribusi ada dua SKPD yang menjadi perhatian kami, pertama Dishub yang realisasi retribusi parkir hanya sebesar Rp 800 ribu dari target sebesar Rp 33.343.200 dan target retribusi terminal sebesar Rp 82.500.000 yang terealisasi hanya sebesar hanya Rp 16 juta.

Sementara Dinas Kominfo per tanggal 16/12/2021 setoran retribusi bidang pengendalian menara komunikasi ke kas daerah masih nol Rupiah.
Ya belum ada setoran sama sekali ke kas daerah.
Kita sudah pernah tanyakan ke Diskominfo jawabannya mereka masih mau menunggu Perbub dan menunggu Surat Ketetapan Retribusi daerah (SKRD) terang Aditya.

Sementara itu Plt Kadis Kominfo Pesibar Miswandi Hasan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatApp terkait apa yang menjadi kendala dilapangan sehingga menyebabkan tidak adanya retribusi dari sektor pengendalian menara komunikasi yang menjadi domain mereka , melalui pesan WhatApp Miswandi menulis pihakya hanya bertugas menagih ke Provider dan menyarankan wartawan menanyakan langsung ke Yusirwan selaku kabid Aplikasii dan Informatika.

Namun saat dihubungi beberapa kali Yusirwan selaku Kabid Aplikasi dan Informatika melalui nomor Ponselya meski status telefon tersambung namun tidak diangkat.
Dikonfirmasi melalui pesan WhatApp juga tak ada balasan. Sehingga apa yang jadi penyebab tidak adanya retribusi ke kas daerah, belum diketahui.

Diketahui di kabupaten Pesisir Barat terdapat 54 menara Base Transceiver Station (BTS)
( Benk).