Pemkot Bogor Siapkan Satu Hotel Untuk Isolasi Pasien OTG

25

berantasonline.com Bogor

Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah mengatakan, dalam mengantisipasi lonjakan pesien Covid, Pemkot Bogor tengah menyiapkan satu hotel berkapasitas 300 kamar, khusus untuk isolasi pasien OTG Covid-19.

“Hotel tersebut harus dinilai oleh Satgas Nasional layak tidaknya ke BNPB. Disitu ada 300 kamar untuk dijadikan tempat isolasi OTG,” kata Syarifah, Minggu (11/10).

Sekda menegaskan, sebelum hotel tersebut digunakan, harus menghitung pembiayaannya ke BPKP Jawa Barat agar pihak hotel tidak dirugikan.

“Kita cek harga minimum charge, terus nanti dibayar. Jadi ada beberapa skema dengan BPKP,” tuturnya.

Lebih lanjut Syarifah menjelaskan, terkait pengawasan dan pengendalian di hotel, Pemkot Bogor akan bekerja sama dengan unsur TNI dan Kemenkes. TNI akan bertugas untuk mengawasi IPAL, Amdal, dan lain-lain.

Sedangkan Kemenkes akan melakukan pelatihan pada karyawan hotel untuk menangani pasien OTG. Sebagian besar akan diisi tenaga medis.

“Untuk pendanaan dikoordinasikan dengan BNPB, kemudian dana itu ditempatkan di BPBD,” ungkapnya.

Sebelumnya Syarifah merinci hingga Jumat (9/10) dari 21 Rumah sakit yang ada di Kota Bogor sudah 49% terisi.

Sementara itu, di gedung BNN Lido, Kabupaten Bogor ada 122 kamar, sudah terisi 39 kamar pasien isolasi mandiri OTG.

“Oleh karena itu Pemkot Bogor segera mencari solusi lain karena Kota Bogor sudah diidentifikasi oleh BNPB kasus positif Covid-19 cukup tinggi dibutuhkan tempat perawatan”, pungkasnya.

(Ii Syafri)